Life Hack: 7 Tips buat Bangkit Saat Merasa Stuck dalam Hidup

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Life Hack: 7 Tips buat Bangkit Saat Merasa 'Stuck' dalam Hidup. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Life Hack: 7 Tips buat Bangkit Saat Merasa 'Stuck' dalam Hidup. Foto: Shutterstock

Kayaknya salah satu life hack krusial dalam hidup itu mengetahui cara buat bangkit saat merasa stuck, bosan, lelah, dan kurang motivasi.

Tahu, 'kan, ketika bangun dari tempat tidur aja rasanya mager parah? Udah kayak zombie yang dalam kehidupan yang begitu-begitu aja.

Sebenarnya, perasaan itu normal, kok. Kamu cuma perlu tahu tips untuk mengatasinya, gaes.

Nih, tujuh hal yang bisa kamu lakukan saat merasa terjebak dalam kehidupan seperti dikutip dari Lifehack. Semoga membantu!

Life Hack buat Bangkit Saat Merasa Stuck dalam Hidup

Menerima Perasaan

embed from external kumparan

Saat sedang merasa terjebak dalam kehidupan, sadari dan terimalah bahwa itu adalah perasaan alami yang sering muncul dalam pekerjaan, hubungan, maupun bisnis. Biarkan diri kamu menyadari kalau ada masa-masa sulit dalam kehidupan.

Apapun kendala yang membuat kamu enggak semangat menjalani aktivitas, pahami bahwa kamu enggak sendirian. Kalau bisa membiarkan diri menyadari hal ini, kamu sudah berada di jalur yang tepat untuk keluar dari perasaan terjebak tersebut.

Cari Tahu Sumber Hambatan

embed from external kumparan

Semua orang pernah terjebak dalam suatu situasi. Namun, bukannya mencari jalan keluar, justru terjebak di hal yang sama. Nah, saat terjebak dalam situasi yang bikin enggak nyaman, inilah saatnya untuk mengevaluasi dan memahami sumber perasaan itu.

Kamu harus mengidentifikasi penyebab suatu masalah yang sedang dialami. Kalau merasa terjebak, coba telusuri lagi ke masa lalu. Hal apa yang kira-kira membuat kamu merasa terjebak? Kalau sudah mengetahui alasannya, kamu bisa melakukan perubahan untuk keluar dari masalah ini dan kembali produktif.

Atur Ulang Waktumu

embed from external kumparan

Agar bisa kembali produktif, penting untuk menganalisis penggunaan waktu setiap harinya. Mulailah untuk membuat anggaran waktu dengan cara yang sama seperti membuat anggaran keuangan.

Tuliskan aktivitas yang kamu lakukan secara detail, lalu perhatikan perbedaannya dari minggu ke minggu. Dengan begitu, kamu bisa melihat waktu yang sudah kamu gunakan selama seminggu.

Misal, kamu terlalu sering menonton Netflix, terlalu sibuk sama media sosial, atau mungkin kamu bekerja terlalu keras.

Dari anggaran waktu ini, kamu bisa melatih diri untuk lebih produktif dan mencegah timbulnya perasaan terjebak dalam kesibukan. Waktu itu adalah aset yang paling berharga, lho. Jadi, jangan disia-siakan, ya.

Bicara Terus Terang sama Diri Sendiri

embed from external kumparan

Kamu harus mulai berani bicara terus terang dan memberi nasihat buat diri sendiri. Saat berani melangkah keluar dari perasaan yang membuat terjebak ini, kamu bisa mengukur apakah yang dilakukan itu sehat atau enggak.

Selain itu, kamu juga bisa mulai memahami kalau memperlakukan diri sendiri dengan cinta dan kasih sayang itu penting. Sekarang ini, banyak orang yang bekerja keras untuk memastikan orang di sekitarnya merasa dicintai, namun justu mengabaikan diri sendiri.

Mulai sekarang cobalah untuk berpikir tentang diri sendiri, ya. Dengan begitu, kamu bisa bercermin dan memberikan solusi agar enggak merasa stuck terus dalam kehidupan.

Alihkan Perhatian Kamu Sejenak

embed from external kumparan

Saat sudah merasa jenuh sama rutinitas harian, cobalah untuk mengalihkan perhatian dan fokus pada hal lain yang bisa membangkitkan semangat. Menemukan hal baru untuk mengalihkan pikiran adalah cara yang tepat untuk menghindari rasa bosan dan frustrasi.

Kamu bisa meluangkan waktu untuk mengalihkan pikiran dengan sesuatu yang memotivasi untuk terus melanjutkan rutinitas sebelumnya. Misal, berolahraga atau sekadar jalan-jalan menikmati alam sekitar. Aktivitas ini bisa membantu kamu menjernihkan pikiran dan meningkatkan semangat, lho.

Tingkatkan Produktivitas Kamu

embed from external kumparan

Carilah hal-hal produktif yang bisa kamu lakukan di luar rutinitas sehari-hari. Dengan meningkatkan produktivitas ini, kamu bisa menyibukkan pikiran agar enggak mudah jenuh sama rutinitas.

Misalnya melakukan aktivitas yang ringan dan menyenangkan. Hal ini bisa membantu melepaskan stres dan kecemasan, lho.

Selain itu, melakukan hal-hal produktif bisa membangun kebiasaan baik untuk mengisi waktu luang yang dimiliki. Dengan begitu, kamu bisa me-refresh diri dan menemukan motivasi baru.

Analisis Perkembangan Kamu

embed from external kumparan

Ingatlah bahwa perubahan itu enggak datang dengan cepat. Namun, perubahan membutuhkan waktu, energi, dan orang-orang sekitar yang mendukung kamu.

Kalau udah berusaha melepaskan diri dari perasaan jenuh tapi masih gagal, jangan langsung menyerah, ya. Teruslah mencoba untuk bersikap positif terhadap situasi.

Kamu bisa mencoba mengevaluasi langkah dan strategi yang telah dilakukan selama ini. Setidaknya, berikan diri 30 sampai 60 hari untuk menganalisis perkembangan. Dengan begitu, kamu bisa terus meningkatkan kualitas hidup dan enggak lagi merasa stuck. Semangat, ya!

Laporan: Alexa Birgitta