Buzz
·
20 Juli 2020 10:10

LTMPT Akan Kembalikan Uang Peserta yang Tidak Bisa Ikut UTBK SBMPTN 2020

Konten ini diproduksi oleh kumparan
LTMPT Akan Kembalikan Uang Peserta yang Tidak Bisa Ikut UTBK SBMPTN 2020 (264809)
UTBK SBMPTN 2020 dok Instagram LTMPT
Sebanyak 1.500 peserta UTBK SBMPTN 2020 tahap pertama pada 5-14 Juli, tidak bisa mengikuti ujian karena suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius atau hasil rapid test reaktif.
ADVERTISEMENT
Mereka diberi kesempatan untuk mengikuti ujian tahap ke-2, pada hari ini (20/7) sampai 29 Juli 2020.
Namun, jika tidak bisa mengikuti UTBK SBMPTN pada tahap ke-2, maka Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) selaku penyelenggara siap mengembalikan uang pendaftarannya senilai Rp 150 ribu.
"Pada prinsipnya, kami berusaha melayani semaksimal mungkin dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan. Akan tetapi kalau ternyata pada tahap dua peserta tersebut suhu tubuhnya masih di atas 37,5 derajat celsius atau hasil tes cepatnya reaktif, maka kami akan kembalikan uang pendaftarannya," jelas Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT, Prof Budi Prasetyo, dikutip dari Antara.
Ia mengimbau peserta UTBK SBMPTN tahap dua untuk menjaga kesehatannya agar bisa mengikuti ujian. Sebab, LTMPT hanya menyediakan dua tahap pada tahun ini.
ADVERTISEMENT
"Ini merupakan kesempatan terakhir bagi peserta agar bisa mengikuti UTBK pada tahun ini," kata Budi.
LTMPT Akan Kembalikan Uang Peserta yang Tidak Bisa Ikut UTBK SBMPTN 2020 (264810)
Peserta mengikuti UTBK SBMPTN di IPB University. Foto: Biro Komunikasi IPB

Relokasi UTBK SBMPTN 2020 tahap pertama ke tahap kedua

Relokasi bisa dilakukan karena berbagai alasan. Pertama, Pusat UTBK tidak dapat menyelenggarakan secara keseluruhan atau sebagian pada tahap satu, karena tidak mendapatkan izin dari Gugus Tugas Daerah.
Kedua, Pusat UTBK menyatakan sepihak tidak berani melaksanakan ujian, baik untuk tahap satu maupun tahap dua. Contohnya Universitas Negeri Surabaya yang pesertanya dipindah ke Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh November.
Ketiga, Pusat UTBK hanya membolehkan pelaksanaan ujian tahap satu untuk peserta yang berdomisili di daerah lokal, karena tidak mendapatkan izin dari Gugus Tugas Daerah.
UTBK SBMPTN 2020 ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama diikuti 579.069 peserta dan tahap ke-2 diikuti 124.806 peserta. Hasilnya akan diumumkan pada 20 Agustus 2020.
ADVERTISEMENT