Mahasiswa Ini Jual Kartu Pokemon Laku Rp 842 Juta buat Biayai Kuliah Kedokteran

15 Januari 2021 19:44
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Mahasiswa Ini Jual Kartu Pokemon Laku Rp 842 Juta buat Biayai Kuliah Kedokteran (115316)
searchPerbesar
Ilustrasi kartu Pokemon dok IG Pokemon
Seorang mahasiswa di University of North Georgia menjual kartu Pokemon miliknya, untuk membiayai kuliah pascasarjana di jurusan Kedokteran.
ADVERTISEMENT
Enggak tanggung-tanggung, ternyata kartu yang dimiliki mahasiswa bernama Caleb King itu laku terjual sampai USD 60 ribu atau sekitar Rp 842 juta, gaes.
Well, masuk akal, sih, karena 40 kartu yang dia jual emang tergolong langka.

Untung dari Jual-Beli Kartu Pokemon

Mahasiswa Ini Jual Kartu Pokemon Laku Rp 842 Juta buat Biayai Kuliah Kedokteran (115317)
searchPerbesar
Ilustrasi kartu Pokemon dok IG Pokemon
Dikutip dari The Gamer, King ternyata udah melakukan jual-beli kartu Pokemon selama empat tahun, lho.
Biar enggak rugi, dia selalu memantau harga kartu-kartu Pokemon tersebut. Saat lagi tinggi, King langsung menjualnya untuk menghindari kemungkinan harganya turun.
Saat membeli kartu Pokemon yang nantinya akan dia jual kembali, King juga memastikan keasliannya terlebih dulu. Dia enggak mau rugi sampai puluhan juta dan mengecewakan orang tuanya yang telah mendukung aktivitasnya ini.
ADVERTISEMENT
Yap, sebelum mendapat dukungan, King sempat enggak disetujui buat jual-beli kartu Pokemon. Apalagi dia sempat menghabiskan uang USD 4 ribu atau Rp 56 juta buat membeli kartu.
“Mereka berkata, 'Hei, kamu tidak boleh menghabiskan uang sebanyak itu untuk kartu-kartu ini. Itu konyol'. Tapi aku enggak mendengarkan dan langsung bayar," ujarnya seperti dikutip dari Fox 5 Atlanta.
Kini, orang tuanya justru bangga dan tertarik melakukan hal yang sama seperti King.
"Sekarang kalau diingat jadi lucu. Suamiku pernah bilang, 'Mungkin aku harus memberinya uang untuk kartu Pokemon'. Tapi aku bangga sama King," kata sang ibu, Tammy King.
Laporan: Vania Sekar Widyadari
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020