Manfaat Mengoleksi Mainan: Hindari Overthinking sampai Investasi Hari Tua

Mengoleksi mainan mungkin masih dipandang sebelah mata dan dianggap cuma menghamburkan uang.
Padahal sebenarnya hobi ini punya banyak manfaatnya, lho. Apa aja? Simak selengkapnya seperti dikutip dari Model Art Display di bawah ini, yuk!
Menghindari Overthinking
Mengoleksi mainan jadi salah satu cara efektif buat refresh pikiran dan menghindari overthinking yang dapat berujung ke stres. Sebab saat kamu fokus untuk merakit mainan, memburu edisi langka, atau sekadar membersihkan koleksi yang ada, kamu jadi enggak punya waktu buat memikirkan hal lain.
Menambah Teman
Mengoleksi mainan bisa membuat kamu kenal dengan banyak orang, loh, gaes. Sebab biasanya seorang kolektor mempunyai komunitas sendiri untuk saling bertukar informasi. Kamu juga bisa meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan memperluas lingkup pertemananmu.
Mengasah Rasa Ingin Tahu
Biasanya para kolektor enggak hanya asal membeli. Mereka juga mengetahui sejarah, keunikan, dan kelebihan dari setiap mainan. Mereka bakal mencari tahu tentang koleksinya itu yang akhirnya juga mengasah rasa ingin tahu, mau terus belajar, dan kepekaan.
Meningkatkan Skill
Gemar mengoleksi mainan juga bisa meningkatkan kemampuan diri, salah satunya mengatur keuangan. Sebab enggak jarang harga mainan bisa cukup mahal. Apalagi kalau sudah langka dan banyak dicari orang. So, kamu jadi harus berlatih mengatur pengeluaran jika ingin membelinya.
Investasi Hari Tua
Yap, koleksi mainan juga bisa jadi salah satu cara investasi buat hari tua nanti. Enggak sedikit mainan yang harganya lama-lama semakin mahal.
Seperti cerita kolektor mainan Toys Story, Ferdiriva Hamzah, yang menyebut harga mainan bisa naik berkali lipat.
“Jadi ada mainan yang dulunya cuma seharga Rp 300 ribuan, sekarang bisa dijual sampai Rp 4-6 juta dan ramai yang beli. Itu Wheezy, boneka penguin untuk anak-anak yang biasa ada di dalam bath tub. Tapi sekarang sudah rare (langka) jadi mahal,” terangnya saat dihubungi kumparan beberapa waktu lalu.
Laporan: Vania Sekar Widyadari
