Maseta Hadirkan Single Agustus Lagi, Bentuk Perayaan Hari Jadi Bersama Pasangan
·waktu baca 2 menit

Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Jakarta Timur, Maseta, belum lama ini melepas single terbarunya bertajuk Agustus Lagi. Single dengan irama pop romansa ini dirilis pada 30 Agustus lalu ini berangkat dari kisah cinta pribadi Maseta sendiri.
Ini merupakan bentuk perayaan hari jadi Maseta dengan pasangannya. Dalam single ini, ia menumpahkan rasa kesal, nikmat, serta pembelajaran yang didapat dari hubungan romansa tersebut.
Gaya penggambaran lirik yang spesifik memfasilitasi Maseta untuk membawa pendengar ikut memahami dinamika hubungan percintaannya bersama sang pasangan. Baris “konflik dihadang berdua, gantian cari perkara, besok juga baik-baik saja” pada bagian reff, menyiratkan perjalanan hubungan yang tak selalu mulus tetapi selalu dipertemukan jalan keluar.
Kisah yang diangkat dalam liriknya pun sangat sederhana namun melekat pada kehidupan sehari-hari. Misalnya saja menyimpan benda milik pasangan sebagai penawar rindu, lelahnya berjalan kaki di bawah teriknya matahari, serta menunggu hari hingga bertemu pujaan hati.
Berbeda dengan rilisan sebelumnya yang lebih laid back, Agustus Lagi diwarnai dengan bunyi synthesizer yang kental dan juga dominasi tabuhan drum yang mengakomodasi lagu uptempo ini. Lagu ini juga menggambarkan percintaan anak-anak muda yang menggebu-gebut.
Ia bercerita dalam proses pembutannya ia membayangkan dua anak remaja lari-larian seneng-seneng tanpa memikirkan beban apa-apa.
"Just happy to have each other's company,” tambahnya.
Lagu ini ditulis Muhammad Maseta Pratama dan diproduseri oleh Maseta bersama dengan Dimas Poncodiwiryo, yang juga berkontribusi sebagai penabuh drum. Perekaman drum dilakukan di Emic/Etic Studio oleh Kevin Valeryan. Single ini melalui proses mixing oleh Dimas Poncodiwiryo dan mastering oleh Ollie Lazuardi. Sedangkan, pengerjaan artwork dilaksanakan oleh Hanief Bagus Pratama.
“Aku ingin diversifikasi mood dari lagu-lagu yang aku ciptakan, menggambarkan fase hidupku yang beragam, naik-turun, dan gak pernah tenang layaknya orang-orang seumuran di sekitar,” jelasnya.
Ini merupakan single kedua di tahun ini yang ia rilis setelah melepas single Odp pada Juli lalu. Maseta akan merangkum rangkaian rilisan tunggal ini menjadi sebuah album yang seutuhnya berbahasa Indonesia.
Sebelumnya, ia telah merilis dua album mini, Maseta (2019) dan Perfect Weather (2020). Ia juga terlibat dalam kompilasi Sounds Cute, Might Delete Later yang diinisiasi oleh label rekaman Sun Eater dengan lagu Takjil pada 2021 lalu. Selain memproduksi musik untuk diri sendiri, aseta berperan sebagai music director dalam pagelaran teater musikal “Mulang Ka Asal” yang diselenggarakan oleh PPIA Victoria awal tahun ini.
