Mengenal Curving, Istilah Kencan yang Lebih 'Seram' dari Ghosting

1 November 2022 8:48
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi ekspektasi kencan pertama. Foto: Dragon Images/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ekspektasi kencan pertama. Foto: Dragon Images/Shutterstock
Apa kamu pernah mendengar Curving? Istilah ini sendiri sering disebut-sebut dengan istilah kencan yang lebih nyesek daripada ghosting, lho.
Mungkin banyak dari kita pernah mengalami ghosting, di mana seseorang yang membuat kita tertarik dan berkencan tiba-tiba menghilang tanpa penjelasan.
Tapi ada tren kencan lain yang bahkan lebih buruk daripada ghosting, dan salah satu tren yang mengarah ke patah hati tersebut adalah curving. Jika ghosting biasanya dilakukan satu kali, namun curving bisa sampai berkepanjangan.
Lalu, sebenarnya apa sih itu curving? Berikut lebih lengkapnya.
Curving sering dianggap lebih buruk daripada ghosting, tetapi sangat mirip. Menurut Urban Dictionary, curving seperti ghosting namun perilaku ini lebih membuat seseorang nyesek. Ghosting biasanya dilakukan satu kali, tetapi curving bisa membutuhkan waktu berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, hanya untuk membalas pesan WhatsApp terakhirmu.
Curving mengacu pada percakapan yang perlahan menjadi semakin berat sebelah. Tidak pergi begitu saja seperti di-ghosting, namun seorang curver tetap ingin berada di hubungan tersebut meski sebenarnya enggan.
Curver akan tetap balas pesan darimu dengan berbagai alasan, entah meminta maaf baru membalas pesan karena alasan sibuk kerja dan lainnya.
Ilustrasi perempuan korban ghosting. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan korban ghosting. Foto: Shutter Stock

Ciri-ciri curving

Ciri-ciri kamu di-curving adalah seperti menanggapi chat dari kamu tetapi ia enggak benar-benar ingin bertemu kamu, selalu menghindar dari pembahasan seputar hubungan lebih lanjut atau suatu komitmen, pesanmu dianggurin sampai berhari-hari, hingga berbulan-bulan sampai enggak bales pesan kamu.
Lalu apa yang harus dilakukan untuk menghindari curving?
Bagi kamu curver, menolak seseorang bukanlah hal yang mudah, tetapi itu harus menjadi pilihan yang lebih baik daripada membuat bayangan atau curving seseorang.
Tetapi jika kamu yang sedang di-curving, pertimbangkan untuk jujur tentang perasaanmu terhadap mereka. Ini akan membantu kamu berdua menemukan apa yang kamu butuhkan.
Kemudian, sadari kalau kita tidak bisa mengubah orang lain, kecuali kemauan orang itu sendiri. Fokus pada seseorang yang tulus menerima dan menyayangi kita, dan yang terakhir kamu perlu ingat value diri bahwa kamu pantas diperlakukan lebih baik.
Laporan Mutiara Oktaviana