Menyukai Idola Secara Berlebihan? Awas Itu Tanda Kena Celebrity Worship Syndrome

Millennialverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi fans KPop. Foto: ED JONES / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fans KPop. Foto: ED JONES / AFP

Memiliki idola yang sangat dikagumi baik dari seorang penyanyi, seniman, atau pun publik figur adalah hal normal. Tapi, kamu pernah kesukaanmu kepada idolamu berubah menjadi seperti memuja mereka?

Nah, mungkin saja kamu masuk ke dalam indikasi celebrity worship syndrome. Apa sih celebrity worship syndrome?

Dilansir Verywellmind, istilah celebrity worship syndrome digambarkan sebagai perasaan yang bersifat adiktif dan juga obsesif. Di sini, seseorang akan merasa terlibat, berkontribusi, dan punya hak atas detail seseorang yang diidolakan.

Namun, pengidap sindrom yang satu ini enggak sadar kalau hubungannya sebagai penggemar merupakan hubungan satu sisi.

Fenomena ini menyebabkan banyak remaja menjadi adiktif dan obsesif terhadap idolanya yang nantinya dapat memberikan dampak buruk. Bukan hanya untuk si penggemar tapi juga ke sang idola.

Ciri–ciri Celebrity Worship Syndrome

Celebrity Worship ini sendiri terbagi atas 3 aspek, yaitu:

Entertainment Social

Di tahap yang satu ini, seseorang atau individu akan mulai menggali informasi lebih lanjut tentang idolanya. Lalu, mereka juga akan mengoleksi segala merchandise yang berkaitan dengan sang idola. Serta mencari teman sesama penggemar.

Intense Personal

Di tahap ini, intensitasnya semakin meningkat. Mulai dari mencari informasi dan beli aksesoris tentang idolanya. Namun, seorang penggemar mulai memiliki perasaan kompulsif yang merasa kalau sang idola sudah dekat dengan dirinya. Ia pun mulai menggali informasi lebih tentang idolanya dan merasa kalau sang idola adalah pasangan yang ideal untuk dirinya dan merasa cocok.

Borderline Pathol

Tahap yang terakhir ini sudah mencapai titik maksimal ketika si penggemar sudah enggak bisa mengendalikan diri. Mereka akan bersikap ekstrem, berfantasi berlebihan, dan cenderung aneh ke idolanya. Sikap-sikap enggak terkontrol akan cenderung dilakukan.

Faktor yang mempengaruhi

Menurut sebuah penelitian ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang terkena celebrity worship syndrome, di antaranya:

  • Usia

Masa-masa remaja berusia 11–17 tahun adalah periode ketika seseorang sangat rentan mengidap celebrity worship syndrome. Di atas 17 tahun, kemungkinannya bisa menurun.

  • Pendidikan

Orang dengan intelegensi tinggi bisa melihat sosok yang diidolakan secara seimbang melalui kepribadiannya. Sehingga biasanya enggak terlalu berisiko terkena sindrom ini.

  • Keterampilan sosial

Orang yang punya keterampilan sosial rendah biasanya menjadikan sosok idola sebagai pengisi kekosongan.

  • Jenis kelamin

Baik cewek maupun cowok bisa menyukai idolanya secara berlebihan. Tapi, fenomena ini lebih umum ditemukan pada cewek.

  • Faktor agama

Kesamaan agama dan tingkat religiusitas dari sosok tertentu bisa membuat seseorang mengaguminya secara berlebihan.

  • Body Image

Penampilan fisik dari sosok yang diidolakan bisa membuat penggemar terkena sindrom ini. Enggak jarang yang berniat untuk meniru body style dari sosok tersebut.

Laporan Afifa Inak