Minta Diprioritaskan oleh Pacar, Wajar Enggak, ya?

Millennialverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pasangan Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan Foto: Thinkstock

Ketika pacaran, kamu pasti ingin berada dalam daftar prioritas utama pacarmu. Enggak hanya ingin, kadang bahkan sedikit menuntut pacar untuk memprioritaskanmu dalam kegiatan sehari-harinya. Tapi, sebenarnya, hal ini wajar enggak, sih?

Bagi Elizabeth Anne Wood, seorang gender dan sexuality sociologist, meminta untuk diprioritaskan itu normal, selama masih berada dalam batasan.

“Dia kan masih memiliki teman, keluarga, atau kegiatan lainnya. Jadi, kalau kamu menuntut dia untuk selalu menjadikanmu prioritas utama dalam hidupnya, mungkin kamu salah,” ujar Elizabeth dikutip dari Elite Daily.

Misalnya, pacarmu membalas pesan singkatmu dalam durasi waktu yang lama banget, kamu jadi kesal dan marah sama dia. Nah, sikap seperti ini yang harus dihilangkan, karena kamu memberikan tekanan yang berat untuk dia.

Ilustrasi pasangan saling mengkritik. Foto: Shutterstock

“Cobalah berpikir realistis, mungkin saja pacarmu sedang menyetir, meeting, atau menghabiskan waktu bersama keluarga sehingga jarang buka ponsel,” lanjut Elizabeth.

Tapi, bukan berarti pacarmu berhak mengabaikanmu juga ketika dia sedang berkegiatan. Elizabeth mengatakan bahwa pacarmu seenggaknya bisa mengabarkanmu tentang kegiatan yang sedang dia jalani.

“Ketika dia enggak ngabarin sama sekali dan terkesan mengabaikan, di situlah kamu boleh mengajaknya berbicara dan mengutarakan keinginanmu untuk menjadi prioritasnya. Kamu pantas mendapatkan seseorang yang menyayangi dan bisa memberikanmu perhatian,” kata Elizabeth.

Kalau kamu, apakah termasuk pacar yang minta dikabarin terus-terusan, atau santai aja, nih?

Penulis: Stefanny Tjayadi