kumparan
19 April 2018 13:10

Morrissey: Kebanggaan Saya Sudah Tidak Bersama The Smiths

Morrissey
Morrissey (Foto: Facebook @morrissey)
Kecintaan Morrissey terhadap karya-karya band yang sempat turut membesarkan namanya, The Smith, nampaknya sudah 'luntur'. Hal itu tergantikan oleh setumpuk studio album yang telah ia lahirkan sebagai seorang solois sejak perpecahan bandnya pada 1987 silam.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut diungkapkan musisi kelahiran Britania Raya 58 tahun silam, melalui sebuah postingan berjudul 'Morrissey Talks to John Riggers' yang diunggah pada laman pribadinya Senin (16/4) lalu.
Dalam tulisan yang berbentuk transkrip wawancara tersebut, Morrissey berbicara mengenai cukup banyak hal. Salah satunya mengenai tuduhan yang mengatakan dirinya sebagai seorang figur publik yang mendukung Brexit.
Di sela perbincangan yang cukup serius tersebut, salah satu pertanyaan yang cukup ringan dan sederhana pun diajukan si penanya kepada Morrissey; "Apakah kamu masih mendengarkan The Smiths?".
Tanpa ada kesan basa-basi, pelantun lagu 'Alma Matters' itu pun langsung memberikan jawaban yang tegas.
"Tidak. (Masa) itu indah, tapi sudah hilang. Kebanggaan saya saat ini bersama 'Low in High School', 'World Peace Is None of Your Business', 'Years of Refusal', 'Ringleader of The Tormentors', 'You Are The Quarry', 'Swords', 'Southpaw Grammar', 'Your Arsenal', 'Vauxhall and I...mereka adalah saya," tutur Morrissey.
ADVERTISEMENT
"Saya tidak bisa membayangkan hidup saya tanpa album solo tersebut, ya, dan bahkan 'Maladjusted'! Saya sangat suka mereka," tambahnya singkat.
Selesai menjawab pertanyaan tersebut, ia juga sempat mengungkapkan rasa sesalnya akan kurangnya pengakuan terhadap personel dari band solonya saat ini. Terlebih saat ia diwawancara oleh The Times beberapa waktu lalu, dan diterbitkan masih dengan menggunakan foto The Smiths.
"Saya tidak menganggap hal tersebut sebuah gestur kebencian untuk tetap menarik diri saya ke tahun 1983, tapi di situ tentunya terdapat sebuah sentimen yang kurang sehat. Sedikit terlihat seperti mereferensikan David Bowie hanya pada hubungannya terhadap 'The Laughing Gnome' (salah satu karya pertama Bowie)," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan