Pacar Sering Cerita Mantan? Ini Tanda Kamu Berada dalam Rebound Relationship

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi perempuan tak bahagia dalam hubungan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan tak bahagia dalam hubungan. Foto: Shutterstock

Berada di dalam hubungan baru dengan seseorang bisa menjadi sangat menyenangkan. Tapi, kalau pasanganmu atau kamu baru saja putus cinta dan belum bisa melupakan mantan, kamu mungkin berada di dalam rebound relationship.

Rebound relationship ini juga dikenal dengan pelarian. Biasanya hubungan ini terjadi di kondisi setelah berakhirnya hubungan yang cukup serius.

Dilansir Verywellmind, hubungan ini merupakan tanda kalau seseorang sedang berada di kondisi emosi yang enggak stabil. Sehingga cenderung membutuhkan orang lain sebagai pelarian setelah hubungannya yang serius berakhir.

Ilustrasi pasangan sibuk dengan smartphone. Foto: Shutterstock

Karakteristik Rebound Relationship

Hubungan ini memiliki beberapa karakteristik, di antaranya:

Perpisahan yang belum lama

Tanda paling pasti dari hubungan ini adalah orang tersebut baru saja keluar dari hubungannya yang serius.

Perbandingan dengan mantan

Tanda lain dari rebound relationship adalah membandingkan pasangan yang baru dengan mantan.

Takut akan komitmen

Seseorang dalam hubungan ini mungkin ingin menghindari komitmen tapi juga mungkin ingin mempercepat proses kencan untuk dapat kembali menjalin hubungan.

Ilustrasi Pasangan Egois Foto: Dok. Shutterstock

Tanda berada di Rebound Relationship

Ada beberapa tanda yang harus diketahui kalau kamu berada di rebound relationship, di antaranya:

Pasanganmu selalu membicarakan mantannya

Sebenarnya membicarakan tentang mantan ke pacar adalah hal yang normal. Tapi, akan menjadi sangat menyebalkan jika kamu terlalu sering mendengar informasi yang berlebihan tentang mantannya. Seperti makanan kesukaan hingga kebiasaannya setiap hari.

Waktu antara dia putus dengan mantannya dan memulai hubungannya denganmu sangat sebentar

Ada banyak perdebatan tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melupakan hubungan masa lalu. Ada yang mengatakan tiga minggu adalah waktu yang tepat atau pun lebih. Meski pada akhirnya enggak ada formula ajaib tentang hal itu, tapi sangat penting untuk meluangkan waktu berduka karena kehilangan suatu hubungan dan melakukan refleksi diri.

Jadi, kalau orang yang kamu sukai baru saja mengakhiri hubungannya dengan sang mantan seminggu yang lalu, itu bukanlah pertanda baik.

Mereka enggak tersedia secara emosional

Dia hanya akan membiarkanmu mendekatinya sebelum akhirnya dia akan mendorongmu menjauh. Dia enggak akan hadir untukmu secara emosional. Dia enggak akan berada di sana untukmu, muncul dengan cara yang kamu inginkan, atau bahkan memenuhi kebutuhan emosionalmu.

Kamu punya perasaan kalau kamu hanya digunakan untuk balas dendam

Dia mungkin terus mengunggah fotomu di akun media sosialnya. Kamu pun berpikir kalau dia ingin memamerkan kamu untuk membuat orang lain merasa cemburu. Jika dia tampaknya hanya ingin memamerkanmu saja dan menyembunyikan kamu dari teman dan keluarganya, itu adalah pertanda kalau kamu berada di dalam situasi rebound relationship.

Enggak ingin tahu lebih dalam tentangmu

Salah satu tanda kamu berada di rebound relationship adalah di saat dia enggak mencari tahu tentangmu lebih dalam. Dia enggak ingin tahu apa nama tengahmu, momen masa kecilmu, atau pun hal-hal lain tentangmu.

Laporan Afifa Inak