Pelajar SMA Sekarang Lebih Suka Jajan Kuota Ketimbang Isi Pulsa

Tak mampu beli pulsa, ganti kartu SIM pun jadi. Mungkin, kalimat tersebut bisa mewakili kecemasan para pelajar SMA saat berbicara tentang kebutuhan mereka di dunia maya, yang terkadang harus terbentur dengan mahalnya harga isi ulang kuota.
Yap, sederet promo yang kerap diberikan oleh provider di Indonesia, rupanya enggak mampu menarik minat para pelajar SMA untuk melakukan isi ulang kuota. Alasannya, harga yang ditawarkan dirasa enggak pas untuk kantong para pelajar.
Namun ternyata, mahalnya harga kuota internet enggak lantas membuat mereka berhenti untuk eksis di dunia maya. Beragam cara dipersiapkan. Salah satunya adalah mengganti kartu SIM yang saat ini jadi salah satu metode cukup populer di kalangan para pelajar.
Nah, untuk mengetahui alasannya, kumparan (kumparan.com) mencoba mewawancarai beberapa pelajar SMA yang lebih memilih untuk mengganti kartu SIM daripada harus mengisi ulang kuota internet mereka.
Karina (17), seorang siswi kelas 12 asal Tasikmalaya, mengatakan kalau dirinya pernah mengganti kartu SIM miliknya sebanyak 3 kali hanya dalam waktu 2 bulan. Menurutnya, ia lebih memilih untuk mengganti daripada membeli pulsa, karena harganya yang terbilang mahal.
“Menurut saya mending ganti kartu. Soalnya, kalau isi pulsa itu mahal. Saya suka pakai yang sesuai dengan handphone. Bayangin aja, Rp 140 ribu isinya cuma 10 GB, itu juga enggak penuh kuotanya. Pokoknya lebih mahal dan dapat kuotanya hanya sedikit,” ucap Karina.
Senada dengan yang dikatakan Karina, Devi (17), salah satu pelajar dari SMA swasta di Bekasi, mengatakan bahwa dia bisa mengganti kartu SIM sebanyak 2 sampai 3 kali hanya dalam waktu 1 bulan.
“Itu sudah yang paling irit. Awalnya beli yang 30 GB, tapi karena kuotanya dibagi-bagi, akhirnya saya pakai yang 17 GB sebulan karena kuotanya gak dibagi-bagi,” kata Devi.
Jauh lebih hemat

Seperti yang sudah dijelaskan, metode ini rupanya ampuh untuk menekan pengeluaran uang jajan. Sebagai gambaran, Devi mengatakan bahwa untuk mendapatkan sekitar 50 GB kuota internet, dia hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp 150 ribu saja.
“Kalau di konter pulsa, Rp 100 ribu cuma dapat sekitar 2 GB. Nah, kalau beli kuota internet sekali pakai ini, Rp 150 ribu saya bisa dapat lebih dari 50 GB. Terus, harga promo untuk kuota 30 GB biasanya sekitar Rp 38 ribu, sedangkan yang 17 GB tapi kuotanya enggak dibagi-bagi, tuh, sekitar Rp 50 ribu,” tutur pemilik nama lengkap Devi Andreani.
Selain Devi, Salman (18), salah satu siswa asal Tasikmalaya, juga mengatakan bahwa dengan cara ini, dia bisa menekan pengeluaran uang jajan bulanannya.
“Harganya jauh lebih murah dan kuotanya lebih banyak. Saya, kan, seminggu dikasih uang jajan Rp 150 ribu. Dengan uang jajan saya yang Rp 300 ribu dalam dua minggu, biasanya saya simpan maksimal Rp 80 ribu untuk beli kartu SIM baru,” tambah Salman.
Pakai smartphone khusus, sampai berburu promo
Dari fenomena ini, lantas muncul pertanyaan, kalau sudah menggunakan kartu baru, lalu, bagaimana nasib kartu yang lama? Well, rupanya, teman-teman kita ini enggak kehabisan akal.
Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan teknologi yang banyak terdapat pada smartphone keluaran terbaru.
“Rata-rata smartphone sekarang sudah ada fitur dual sim card. Dengan fitur itu, kartu lama saya enggak perlu dibuang. Yang penting, masa aktifnya masih ada,” ujar Astari, salah satu siswi SMAN 9 Garut.
Cara unik yang dilakukan rupanya enggak berhenti sampai di situ. Rahma, salah satu siswi SMA swasta di wilayah Tangerang, mengatakan bahwa dia kerap berkeliling dari satu konter pulsa ke konter lainnya. Alasannya, dia berusaha untuk membandingkan konter mana yang memberikan harga promo paling murah.
“Ya muternya juga enggak jauh-jauh banget, kok. Selain itu, saya juga biasa nanya teman dulu untuk cari mana yang paling murah. Kalau muter-muter gitu capek sendiri,” tutup Rahma.
Dari penuturan teman-teman kita, mungkin cara ini bisa dijadikan solusi buat kamu yang kerap mengeluh terkait mahalnya harga kuota internet. Ya, seenggaknya, dengan cara ini, niat eksis kamu untuk eksis di dunia maya enggak lagi terbentur dengan masalah biaya. Atau, kamu punya cara yang lebih jitu untuk mengatasi hal ini? Sampaikan di kolom komentar, ya!
