Pemenang Koko Cici Jakarta 2019 Siap Jadi Duta Keberagaman

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Malam final pemilihan 'Koko Cici Jakarta 2019' dok Instagram @kocijakarta
zoom-in-whitePerbesar
Malam final pemilihan 'Koko Cici Jakarta 2019' dok Instagram @kocijakarta

Ikatan Koko Cici Jakarta bersama dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) telah memilih pemenang dari ajang Koko Cici Jakarta 2019. Ajang yang diikuti oleh milenial ini bertujuan untuk mencari duta budaya Tionghoa, duta pariwisata, dan duta sosial di DKI Jakarta.

Mengambil tema 'Colors of Jakarta: Preserving Diversity', Koko Cici Jakarta ingin membawa masyarakat untuk melihat Indonesia secara utuh sebagai bangsa yang kaya akan keberagaman budaya.

“Sesuai dengan tema acara, 'Preserving Diversity', harapannya acara ini bisa berkontribusi dan bisa mempromosikan Jakarta ke mancanegara,” ungkap Edy Junaedi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, dalam sambutannya di acara malam final pemilihan ajang Koko Cici Jakarta 2019 di Nafiri Ballroom, Baywalk Mall, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Senada dengan Edy, Lucky Frans selaku Ketua Ikatan Koko Cici Jakarta mengatakan melalui ajang 'Koko Cici Jakarta 2019' ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai sejarah dan makna dari setiap kebudayaan Tionghoa.

"Kebudayaan Tionghoa juga merupakan salah satu kebudayaan di Indonesia dan Jakarta,” kata Lucky.

Koko Cici Jakarta 2019 dok Stefanny Tjayadi/kumparan

Dalam ajang tahun ini, terdapat total 32 kontestan yang memperebutkan gelar. Mereka menjalani proses karantina untuk mempersiapkan diri selama 14 hari, yakni sejak 28 Juni hingga 11 Juli 2019.

Di malam final, mereka menunjukkan kemampuannya dalam fashion show, pagelaran budaya, tarian mars Koko Cici Jakarta, dan sesi Question & Answer (tanya jawab) dengan dewan juri yang menguji wawasan mereka seputar bidang sosial, budaya, dan pariwisata.

Akhirnya, terpilihlah dua pemenang yang menjadi Duta Budaya Tionghoa. Mereka adalah Andreas Lumampauw yang merupakan mahasiswa Universitas Bunda Mulia, dan Sabrina Yules yang juga masih menjadi mahasiswa di Universitas Pelita Harapan. Mereka akan mengemban tugas selama setahun sebagai 'Koko Cici Jakarta 2019'. Selamat, ya!

Reporter: Stefanny Tjayadi