Penting untuk Remaja! Ini 5 Keterampilan Sosial Emosional di Dunia Digital

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Remaja Perempuan Foto: Plan International
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Remaja Perempuan Foto: Plan International

Anak remaja biasanya menghabiskan lebih banyak waktu untuk belajar dan bersenang-senang secara online lewat gadget digital sebagai akibat dari pandemi. Hal inilah yang telah memicu peningkatan permintaan dan dukungan untuk pengembangan sosial-emosional di ruang kelas dan rumah.

Definisi pembelajaran sosial-emosional sendiri adalah proses di mana semua anak dan orang dewasa dapat memperoleh dan menggunakan pengetahuan, kemampuan, dan sikap yang diperlukan untuk membentuk konsep diri yang positif, mengendalikan emosi, mencapai tujuan individu dan kelompok, merasa dan menunjukkan empati terhadap orang lain, membangun dan mempertahankan hubungan yang sehat, dan membuat keputusan yang peduli dan penuh pertimbangan.

Karenanya bagi anak-anak, pembelajaran sosial-emosional sangat penting untuk menanamkan dalam diri mereka terkait keterampilan hidup yang kritis, termasuk kemampuan untuk memahami diri sendiri, membentuk citra diri yang positif, menerima tanggung jawab atas tindakan seseorang, dan menciptakan hubungan dengan orang lain.

Lewat laman media sosial Instagramnya, Hina Talib, Dokter Spesialis Anak dan Pengobatan Remaja, mengemukakan ada tujuh keterampilan sosial-emosional bagi remaja yang penting di dunia digital. Apa saja? Simak selengkapnya berikut ini.

Advokasi diri dan bangun ketahanan online

Ilustrasi Remaja ngobrol dengan Orang Tua. Foto: Getty Images

Penting bagi anak remaja untuk menyadari bahwa perlu untuk memberi tahu orang lain tentang kebutuhan mereka. Misalnya, saat di sekolah, anak remaja harus berinisiatif menulis email kepada guru mereka untuk memberi tahu mereka bahwa mereka membutuhkan bantuan ekstra. Begitu pun jika di rumah, ciptakan lingkungan yang mendukung sehingga anak remaja merasa nyaman memberi tahumu saat mereka membutuhkan dukungan.

Kenali perasaan dan perspektif secara virtual

Ilustrasi Remaja Perempuan Foto: Shutterstock

Libatkan anak remaja dalam diskusi tentang apa yang telah mereka lihat atau baca tentang postingan teman atau hubungan sosial mereka. Mengajukan pertanyaan seperti "Menurutmu apa artinya ketika dia berkata seperti itu ?". Hal tersebut dapat membantu mengembangkan keterampilan mengambil perspektif.

Lakukan debat keluarga yang sehat tentang artikel yang diposting online dan motivasi anak-anak untuk mempertahankan pendapat mereka dan juga memahami poin orang lain.

Pertimbangkan dengan cermat pertemanan online

Ilustrasi Kekerasan Online pada Remaja Foto: Shutterstock

Berbicara dengan anak remaja tentang memilih teman online dengan hati-hati adalah penting. Dorong mereka untuk memilih teman yang mendukung dan memahami mereka, sehingga mereka dapat terus memelihara hubungan ini. Dorong anak remaja untuk mempertahankan pertemanan online dengan batasan yang sesuai.

Ingin tahu tentang berbagai topik online

Ilustrasi remaja rebel. Foto: Shutter Stock

Ini dapat mencakup dan mendorong anak remaja untuk berbicara dengan teman "permainan" mereka tentang topik selain video game, dengan mengenali perbedaan sosial budaya dalam peristiwa terkini dan mendiskusikannya dengan teman atau keluarga. Ini akan membantu anak remaja memperluas pandangan mereka dan mendorong pertumbuhan pribadi dan berpikir kritis.

Gunakan strategi komunikasi yang efektif untuk resolusi konflik

Ilustrasi remaja rebel. Foto: Shutter Stock

Ini adalah ide yang baik untuk membantu anak remaja berlatih menafsirkan pesan online atau belajar bagaimana "membaca yang tersirat" pada teks dan posting sosial. Jika dan ketika konflik muncul, ini akan membantu anak remaja untuk memperhatikan bagaimana mereka merespons dan mencoba yang terbaik untuk tidak bereaksi secara impulsif.

Laporan Mutiara Oktaviana