Pentingnya Generasi Muda Memiliki Growth Mindset untuk Raih Kesuksesan

Millennialverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatihan Leadership Development Beswan Djarum 2021/2022. Foto: dok: Djarum Foundation
zoom-in-whitePerbesar
Pelatihan Leadership Development Beswan Djarum 2021/2022. Foto: dok: Djarum Foundation

Djarum foundation menggelar pelatihan leadership development untuk 520 penerima program Djarum Beasiswa Plus angkatan 2021/2022 yang berasal dari 90 universitas di Tanah Air. Program pelatihan leadership development ini merupakan salah satu pelatihan soft skills yang diberikan kepada penerima Beswan Djarum—sebutan untuk penerima program Djarum Beasiswa Plus.

Pelatihan leadership development ini bertujuan guna mempersiapkan Beswan Djarum menjadi calon pemimpin masa depan bangsa, mengingat generasi muda merupakan ujung tombak yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa pemenang di masa depan. Tentu saja itu bukanlah hal yang mudah. Perubahan kompleks dan serba cepat menuntut para pemuda memiliki keterampilan beragam dalam menghadapi persaingan ketat dengan bangsa-bangsa lain.

Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Galuh Paskamagma, mengatakan, untuk mampu bertahan di tengah kompleksnya permasalahan di masa mendatang, generasi muda perlu memiliki growth mindset atau pola pikir berkembang.

“Generasi muda harus mampu mengembangkan growth mindset supaya tidak mudah menyerah dan terus berusaha meraih target sesuai dengan visinya," jelas Galuh dalam siaran pers yang diterima kumparan, Jumat (25/3).

Menurut Galuh, growth mindset merupakan pola pikir yang wajib dimiliki generasi muda bila ingin meraih kesuksesan di masa mendatang. Berbeda dengan fixed mindset yang hanya bertumpu pada kemampuan dasar dan bakat semata, growth mindset justru mampu membuat seseorang lebih berkembang karena senantiasa menambah wawasan dan mau menerima saran serta kritikan dari orang lain.

“Bila orang dengan fixed mindset akan cenderung merasa gagal ketika dikritik serta tidak mau menerima masukan dan perubahan, orang-orang dengan growth mindset justru akan lebih tanggap terhadap perubahan dan permasalahan di sekitarnya. Mereka akan lebih tangguh karena mereka mampu mengatasi berbagai tantangan dan permasalahan yang lebih kompleks,” tutur Galuh.

com-Ilustrasi anak muda yang melakukan perubahan sekitar. Foto: Shutterstock

Galuh berharap generasi muda khususnya Beswan Djarum mampu mengadopsi gritty leadership di dalam diri sehingga akan selalu mengingat core value dan core purpose dalam rangka meraih visionary goal-nya.

“Seseorang yang memiliki grit akan terus berusaha dan bekerja keras demi mencapai goals-nya meski banyak hambatan dan kesulitan. Generasi muda, khususnya Beswan Djarum, diharapkan tidak mudah terlena dengan sesuatu yang serba instan dan terbiasa menerima tantangan sehingga mereka bisa menjadi pemimpin berkualitas di masa mendatang,” ucap Galuh.

Ia juga mencontohkan sosok Steve Jobs yang telah menerapkan gritty leadership dalam hidupnya. Pendiri Apple tersebut memiliki visi untuk menciptakan personal computer terbaik di dunia. Melewati halangan dan rintangan, Steve tetap gigih memperjuangkan visinya hingga akhirnya melahirkan produk-produk luar biasa dan inovatif.

Perjuangan Steve Jobs tersebut hendaknya membuat generasi muda khususnya Beswan Djarum mulai menanamkan gritty leadership di dalam diri. Dengan demikian, Beswan Djarum diharapkan mampu memberikan solusi bagi permasalahan di tengah masyarakat. Lebih jauh, Beswan Djarum diharapkan mampu menjadi seorang pemimpin yang mendorong dan membawa masyarakat agar dalam menjalani perubahan ke arah lebih baik.