Plan Indonesia Gandeng LSPR, Beri Pelatihan Kerja & Wirausaha untuk Anak Muda
·waktu baca 2 menit

Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan LSPR Communication and Business Institute bekerja sama, demi mendukung anak muda khususnya mahasiswa, untuk memasuki dunia kerja dan mewujudkan wirausaha hijau (ecopreneurship).
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan daya saing mahasiswa, sehingga ketika lulus tidak malah menambah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada kelompok umur muda (15-24 tahun). Sebab pada Agustus 2021, Badan Pusat Statistik mencatat sebanyak 9,1 juta orang menganggur di Indonesia dan TPT usia muda berada di angka 19,55 persen.
Bentuk kerja samanya yakni memberikan pelatihan dan pendampingan bagi kaum muda melalui Wired 4 Work! 2.0 (W4W! 2.0), sebagai bagian dari Program Ketenagakerjaan dan Kewirausahaan Kaum Muda Plan Indonesia.
Program yang dilaksanakan melalui modul dan training ini diharapkan dapat mempersiapkan anak muda, terutama perempuan, dalam memasuki dunia kerja atau menjadi ecopreneur.
"Setiap tahun lulusan LSPR ada lebih dari 900 orang. Ini potensi anak muda kita untuk lebih mengembangkan Indonesia. Kami targetkan 5 ribu yang ditraining," kata Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia Dini Widiastuti dalam penandatanganan MoU dengan LSPR hari ini, Senin (20/12).
“Semoga akan ada lebih banyak kaum muda yang memiliki akses setara dalam memasuki dunia kerja yang layak, ataupun membuka usaha hijau yang berkelanjutan,” lanjutnya.
Wakil Rektor I LSPR, Dr. Janette M. Pinariya menambahkan, pihaknya juga berharap kerja sama ini bisa memberi kontribusi kepada masyarakat, khususnya pelatihan dan pendampingan anak muda.
"Semoga kerja sama ini menjadi langkah baik dalam menciptakan perubahan untuk anak perempuan supaya lebih berdaya dan inklusif," ujarnya.
Menandai awal kerja sama, LSPR dengan Plan Indonesia menghadirkan webinar Wujudkan Ecopreneur Menguntungkan Bagi Kaum Muda. Tujuannya untuk memberikan pemahaman lebih mengenai ecopreneurship sebagai alternatif bisnis yang inklusif, setara, menguntungkan, dan membantu menjaga kelestarian alam.
