Polling kumparan: 51,64% Orang Bekerja Tak Sesuai Jurusan Kuliah
·waktu baca 2 menit

Sebanyak 51,64 persen pembaca kumparan saat ini punya pekerjaan yang tidak sesuai dengan jurusan kuliah mereka. Angka tersebut diperoleh dari hasil polling kumparan yang beredar pada 20 Maret sampai 4 April 2023.
Total ada 2.527 responden yang memberikan pendapatnya pada polling tersebut. Sebanyak 1.305 orang di antaranya tak bekerja sesuai jurusan kuliah. Sementara 48,36 persen atau 1.222 orang bekerja sesuai dengan jurusan kuliah.
Meskipun hampir sama, ternyata ada lebih banyak responden dengan pekerjaan berbeda dari jurusan kuliah. Memang, menentukan karier setelah lulus kuliah bisa jadi hal yang susah-susah gampang.
Tak sedikit yang banting setir karena mengejar passion sampai kurangnya lapangan pekerjaan yang sesuai jurusan kuliah. Belum lagi harus mencocokkan kemampuan diri dengan yang dibutuhkan lowongan.
Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengamati, lulusan sarjana sulit mencari pekerjaan karena jumlah lowongan kerja yang kian menurun. Selain itu, kebutuhan industri juga telah berubah ke arah digitalisasi.
"Dengan teknologi yang canggih, digital ini arahnya seperti penggunaan AI. Ini menjadi tantangan ke depan bahwa penggunaan SDM semakin mengecil," ujar Trubus kepada kumparan, Senin (26/12/2022).
Pada tahun 2021, Mendikbudristek Nadiem Makariem mengungkapkan mayoritas mahasiswa di Indonesia tak bekerja sesuai dengan jurusan kuliah atau program studi (prodi) yang dijalaninya.
"80 persen lulusan kita tidak masuk dalam sektor di dalam prodinya," kata Nadiem saat mengunjungi Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (26/10).
Maka dari itu, Nadiem gencar mempromosikan Merdeka Belajar supaya mahasiswa bisa memiliki banyak pengetahuan di berbagai bidang studi.
"Tidak bisa mengandalkan satu disiplin (ilmu), minimal dua atau tiga kadang-kadang," ujarnya.
