Profil Daft Punk, Duo EDM Asal Prancis yang Bubar Setelah 28 Tahun Bermusik

Duo asal Prancis, Daft Punk, memutuskan untuk bubar setelah 28 tahun bermusik. Pengumuman ini mereka sampaikan lewat video bertajuk Epilogue berdurasi 8 menit.
Video itu mengambil footage dari Electroma, film yang Daft Punk rilis pada 2006 dan mengisahkan perubahan dua personelnya dari robot menjadi manusia.
Sampai di bagian akhir, Thomas Bangalter dengan topeng silver tampak berhenti dan melepas jaket Daft Punk miliknya, dibantu Guy-Manuel de Homem-Christo dengan topeng emas.
Bangalter pun terlihat meledakkan diri. Guy-Manuel de Homem-Christo merasa sedih dan melepas topeng, lalu membiarkan dirinya mati terbakar.
Dia berjalan sendiri meninggalkan Bangalter yang sudah hancur, diiringi Touch dari album Random Access Memories (RAM).
Sementara itu, beberapa fans sudah menduga Daft Punk akan bubar. Sebab, Thomas Bangalter menderita tinnitus sejak 2002 yang membuatnya enggak bisa lagi bermain DJ di club.
Namun dikutip dari Pitchfork, perwakilan dari Daft Punk enggan memberikan alasan mereka bubar.
Profil Daft Punk
Daft Punk yang terbentuk pada 1993 ini punya pengaruh besar di skena musik dunia. Mereka telah menghasilkan lima album, yakni Homework (1993), Discovery (1999), Human After All (2004), Tron: Legacy (2008), dan Random Access Memories (2011).
Sebagai album debutnya, Homework menjadi sorotan dengan hits Around The World dan Da Funk. Popularitas ini memungkinkan mereka buat mengembangkan genre French house ke panggung dunia.
Begitu pula saat empat tahun kemudian mereka melepas Discovery. Lagu seperti One More Time dan Harder, Better, Faster, Stronger semakin menguatkan posisi mereka sebagai produser yang paling banyak diminati di industri musik global.
Hingga akhirnya lewat Random Access Memories mereka mengantongi penghargaan Album of the Year di Grammys 2014.
Daft Punk berkolaborasi dengan The Weeknd merilis lagu Starboy dan I Feel It Coming pada 2016. Panggung terakhirnya yakni di 2017 saat bergabung dengan solois tersebut untuk membawakan lagu di Grammys.
Pada 2020, mereka sempat diminta untuk menggarap musik untuk film terbaru Dario Argento, tapi pada akhirnya hal itu enggak terlaksana.
Meski begitu, Daft Punk tetap menjaga imej misteriusnya di balik topeng robot hingga kini memutuskan untuk bubar.
Long live Daft Punk!
