Buzz
·
28 Juli 2021 8:46
·
waktu baca 2 menit

Profil Joey Jordison, Eks Drummer Slipknot yang Meninggal Dunia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Profil Joey Jordison, Eks Drummer Slipknot yang Meninggal Dunia (31310)
searchPerbesar
Joey Jordison dok wikimedia
Eks drummer band Slipknot, Joey Jordison, meninggal dunia di usia 46 tahun. Menurut pernyataan dari keluarga, dia mengembuskan napas terakhir saat tertidur pada 26 Juli 2021. Namun penyebab kematian tidak diungkapkan.
ADVERTISEMENT
"Kepergian Joey membuat kami begitu kehilangan dan sedih yang tidak bisa digambarkan. Untuk kalian yang tahu Joey, ingatlah kecerdasannya, kelembutannya, hatinya, dan kasih sayangnya buat keluarga dan musik," terang keluarga, dilansir Consequence of Sound.

Profil Joey Jordison

Jordison memiliki nama lengkap Nathan Jones Jordison. Dia lahir pada 26 April 1975.
Sang musisi tumbuh besar di Des Moines, Iowa, Amerika Serikat, bersama kedua orang tuanya dan dua adik perempuan. Orang tuanya bercerai saat Jordison masih kecil dan akhirnya tinggal besar ibunya.
Sejak kecil, Jordison sudah suka musik. Katanya karena terbiasa duduk di depan radio daripada televisi. Tapi awalnya dia belajar bermain gitar, kemudian baru mencoba drum di usia 8 tahun.
Di musim panas 1995, dia bergabung dengan The Pale Ones, yang lalu namanya diubah jadi Slipknot. Dia termasuk salah satu pendiri dari band heavy metal tersebut.
ADVERTISEMENT
Bersama Slipknot, Jordison menulis lagu dan ikut menggarap empat album, yakni Slipknot (1999), Iowa (2001), Vol. 3: The Subliminal Verses (2004), dan All Hope Is Gone (2008).
Di saat yang sama, dia juga menjadi gitaris untuk Murderdolls yang terbentuk pada 2002.
Profil Joey Jordison, Eks Drummer Slipknot yang Meninggal Dunia (31311)
searchPerbesar
Joey Jordison dan kucingnya dok IG thejoeyjordison
Hingga akhirnya dia hengkang di Desember 2013. Di tahun ini Murderdolls juga menyatakan bubar.
Jordison sempat mengungkapkan sedang menderita mielitis transversal, penyakit saraf yang membatasi kemampuannya bermain drum.
Karena kondisi ini, Jordison lalu menyarankan Slipknot untuk memberhentikannya dari band.
"Mereka awalnya bingung sama kondisi kesehatanku. Aku aja sempat enggak tahu ini penyakit apa. Mereka kira karena narkoba, padahal enggak sama sekali," kata dia.
Jordison lalu digantikan oleh Jay Weinberg yang pertama kali tampil di album The Gray Chapter (2014), dan menjadi drummer Slipknot sampai sekarang.
ADVERTISEMENT
Setelah keluar dari band yang membesarkan namanya, dia membentuk Scar the Martyr pada 2013 dan bubar pada 2016.
Namun karier musiknya enggak berhenti begitu aja. Di 2016 dia mengumumkan membentuk Vimic dan Sinsaenum.
Di 2018, Jordison mengatakan dirinya 100 persen sembuh dari penyakitnya itu.
"Aku lebih kuat dari sebelumnya. Butuh waktu lama buat bisa sembuh dan mengumpulkan kekuatanku lagi. Waktu (sakit) itu adalah momen paling menakutkan dalam hidupku," ungkapnya.