Rencana Kuliah di Prancis? Kenali Dulu 2 Jenis Pendidikan Tinggi di Sana

Kuliah di Prancis mungkin jadi impian kamu sejak lama. Sebelum mewujudkannya, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu ketahui terlebih dulu.
Di antaranya adalah jenis pendidikan tinggi di Prancis. Menurut alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Rachmat Gunawan, yang kuliah di École Centrale de Nantes, ada dua jenis pendidikan tinggi di sana.
Pertama ada Université atau universitas dan kedua ialah Grande Écoles atau institusi perguruan tinggi yang berada di luar kerangka sistem universitas publik.
Grandes École dipandang sangat selektif dan bergengsi. Lulusannya sering kali mendominasi sektor publik dan swasta di negara yang terkenal dengan Menara Eiffel itu.
Sebagian besar Grandes Écoles menyeleksi mahasiswa untuk masuk di tingkat pascasarjana, sementara ada juga sekolah yang menyeleksi mahasiswa di tingkat sarjana tahun ke-3.
Grande Écoles biasanya tidak memiliki banyak mahasiswa. Sebagian besar hanya menerima ratusan orang setiap tahun.
Berbeda dengan Université, yang memiliki kewajiban untuk menerima semua siswa berijazah baccalauréat di wilayahnya, agar mereka bisa memulai tahun pertama kuliah tingkat sarjana.
Dua jenis ini juga terkait dengan besar biaya perkuliahan. Université sebesar 170-380 Euro atau setara Rp 2,7 juta - Rp 6 juta bagi mahasiswa lokal.
Sementara bagi mahasiswa asing yang kuliah di Prancis membayar sekitar 2.700-3.700 Euro atau Rp 43 juta - Rp 59 juta.
Di sisi lain, seluruh mahasiswa Grande Écoles membayar sebesar 5.000-24.000 Euro atau sekitar Rp 80 juta - Rp 385 juta.
Rachmat mengatakan, buat calon mahasiswa Indonesia yang mau kuliah di Prancis, bisa mencari informasi kampus tujuan di sini, laman masing-masing kampus, atau daftar kampus tujuan yang disediakan oleh LPDP.
“Sama saja, cukup memenuhi dokumen yang disyaratkan, melamar, dan menunggu konfirmasi kira-kira dua bulan,” kata alumni jurusan Teknik Sistem Perkapalan tersebut, dilansir laman ITS.
Selain kuliah di Prancis, Rachmat yang juga meniti karier di sana mengatakan prospeknya menjanjikan untuk dicoba. Sebab, negara tersebut paling atraktif di Eropa untuk ditanami modal asing dalam hal finansial apa pun.
"Budaya kerjanya juga mengacu pada data, pekerja Prancis lebih unggul dibanding Amerika Serikat dan Jerman dalam hal hierarki di dunia kerja dan keakuratan kerja," jelas dia.
So, semakin tertarik buat kuliah di Prancis, enggak?
