Riset: Cowok Lebih Patah Hati daripada Cewek Saat Putus Cinta
·waktu baca 2 menit

Menurut stereotip lama, banyak yang mengatakan saat putus cinta cewek lebih patah hati dibandingkan cowok. Sebab cowok dianggap kurang emosional dalam hubungan.
Tapi, sebuah riset menunjukkan fakta sebaliknya. Cowok lebih tersakiti daripada cewek saat berpisah.
Untuk mendapatkan hasil itu, peneliti di Lancaster University Inggris melakukan analisis 'data besar' pertama soal hubungan, dengan mempelajari profil demografis dan psikologis lebih dari 184 ribu orang yang mengunggah masalah percintaan mereka ke forum online anonim.
Metode ini dianggap bisa memberikan responden yang lebih beragam untuk dianalisis dan gambaran yang lebih akurat, daripada penelitian hubungan biasa.
Tujuan awal dari riset ini adalah untuk fokus pada masalah paling umum yang dialami dalam hubungan. Tapi seiring berjalannya waktu, peneliti justru juga mengungkap siapa yang cenderung mengalami reaksi emosional lebih kuat terhadap putus cinta.
“Kami menyadari bahwa ini adalah kesempatan penting untuk menguji gagasan umum tentang perbedaan gender dalam hubungan”, tambah Dr. Ryan Boyd selaku ketua peneliti.
"Misalnya, apakah laki-laki benar-benar kurang emosional dalam hubungan daripada perempuan, atau apakah laki-laki hanya distigmatisasi karena membagikan perasaan mereka?” lanjut dia.
Cowok Lebih Nyaman Ekspresikan Perasaan secara Anonim
Ternyata dalam unggahan di forum online anonim itu, cowok lebih banyak membicarakan perasaan sedih dan kesal daripada cewek.
Namun, cowok lebih memilih untuk meminta bantuan dan mengungkapkan perasaan secara anonim dalam forum online.
Sedangkan cewek cenderung lebih nyaman berbicara tentang emosi mereka secara tatap muka.
Riset menunjukkan bahwa anggapan cowok kurang emosional dalam hubungan adalah salah. Intinya lebih tentang perasaan nyaman dalam mengekspresikan perasaan tersebut.
Laporan: Afifa Inak
