Riset: Main TTS, Puzzle dan Sudoku Bikin Otak Sehat dan Enggak Pikun

Kalau enggak mau cepat pikun, sebaiknya ganti PUBG atau Mobile Legend yang sering kamu mainkan dengan Teka Teki Silang (TTS), sudoku, dan puzzle sedini mungkin.
Karena berdasarkan studi yang dilakukan International Journal of Geriatric Psychiatry, orang berusia 50 tahun ke atas yang rajin bermain TTS, puzzle, dan sudoku terbukti punya otak yang lebih sehat ketimbang yang enggak. Otomatis, kamu pun terhindar dari pikun saat tua nanti.
Permainan seperti TTS, puzzle, dan sudoku memaksa otak untuk berpikir cepat dan sistematis, sehingga mampu mencegah penurunan kognitif otak.
Kesimpulan ini diambil setelah analis dan ilmuwan mengevaluasi data yang diperoleh dari 19 ribu orang. Para partisipan diminta mengisi formulir tes online secara berkala, setelah diminta rutin bermain TTS, puzzle, dan sudoku setiap hari.
“Perubahan jelas terlihat pada kecepatan dan akurasi kemampuan mereka. Pada beberapa bagian, improvement-nya bahkan lebih dramatis,” ujar dr Anne Corbett, pimpinan riset dementia dari University of Exeter Medical School, seperti dilansir Healthline.
Menurut Corbett, pikun atau penurunan daya ingat pada manusia memang bersifat alamiah dan enggak terhindarkan.
“Namun riset ini menunjukkan indikasi permainan angka dan huruf membantu otak kita berfungsi optimal lebih lama,” sambungnya lagi.
Hal serupa diamini oleh dr Gayatri Devi, neurologis dari Lenox Hill Hospital di New York City.
“Untungnya, semua jenis demensia dan alzheimer sifatnya progresif dan perlahan. Jadi kita bisa melatih kekuatan otak sejak dini untuk mencegah terjadinya demensia,” kata dia.
Layaknya otot tubuh yang dilatih lewat angkat beban, otak juga butuh latihan dengan rajin bermain angka dan kata. TTS, puzzle, dan sudoku merupakan cara termudah untuk melawan pikun sejak muda.
Menyenangkan dan bermanfaat!
