Riset: Milenial Lebih Suka Traveling & Gaji Besar daripada Berkeluarga

Ketika dunia korporasi atau perusahaan berkembang, prioritas para profesional muda yang bekerja di dalamnya pun turut berubah.
Hal ini ditunjukkan oleh sebuah survei yang dilakukan oleh Deloitte yang mengungkap para pekerja milenial lebih tertarik bepergian keliling dunia daripada memulai sebuah keluarga, keinginan untuk menjadi lebih kaya dibanding membeli rumah atau properti.
Para peneliti mensurvei 13.416 milenial yang lahir antara 1983 hingga 1994 dari 42 negara termasuk Indonesia. Penelitian ini dilakukan selama rentang waktu delapan tahun.
Hasilnya, 57 persen peserta lebih ingin melakukan perjalanan keliling dunia dan memilihnya sebagai prioritas utama dalam hidup. Sementara 52 persennya berambisi ingin mendapatkan gaji tinggi.
Sedangkan keinginan seperti berkeluarga rata-rata berada dalam urutan kelima dalam prioritas hidup mereka.
Selain itu, perubahan iklim, bencana alam, pengangguran, ketimpangan pendapatan, dan terorisme juga menjadi hal yang betul-betul jadi perhatian mereka. Enggak sedikit pula milenial yang merasa pesimis terhadap kelangsungan hidup mereka ke depannya karena faktor-faktor tadi.
Tapi menariknya, para responden milenial yang berasal dari negara berpopulasi banyak semacam India dan Cina jadi yang paling optimis tentang masa depan mereka. Berbeda dengan milenial dari negara yang kuat ekonominya kayak Jepang, Inggris, Italia, dan Prancis. Mereka punya rasa pesimis tentang dunia dan masa depan mereka.
Kalau kamu, apakah cukup optimis untuk masa depanmu?
