Seberapa Besar Pengaruh Perbedaan Usia untuk Hubunganmu?

Kita enggak akan tahu dengan siapa kita dipertemukan, entah dengan yang lebih muda atau yang lebih tua usianya dari kita. Namun, beberapa menjadikan usia sebagai masalah dalam hubungan dan beranggapan karena jarak usia yang terlampau jauh menjadi penghalang hubungan mereka.
Menurut ahli psikoterapis Nicole McCance, kalau pasanganmu lebih tua daripada kamu, dikatakan dia bisa membina hubungan sehingga terjadinya perubahan yang lebih pada hubungan kalian.
“Otak manusia berhenti berkembang sampai dengan usia 25 tahun. Kalau, seorang berusia 29 berkencan dengan yang berusia 23 tahun (otaknya masih berkembang), dapat diasumsikan saat mereka membina hubungan bisa terjadi perubahan, nantinya akan berpengaruh terhadap hubungannya,” jelas McCance.
Jadi, jika pasanganmu memiliki usia yang jauh lebih tua darimu, jangan khawatir, sebab enggak ada yang perlu dipermasalahkan.
Terlepas dari hal itu, alih-alih perbedaan usia yang terlampau jauh, lebih baik mencari seseorang yang memiliki gaya hidup dan hobi yang sama. Enggak peduli seberapa besar jarak usia dengan pasanganmu, hal yang paling penting adalah memahami karakter masing-masing.
“Lebih baik mencari kesamaan gaya hidup, dibandingkan usia yang pas. Karena kecenderungan memiliki referensi yang mirip, mulai dari acara TV, musik, budaya, politik, dan lain-lain, enggak menjamin hubunganmu lancar, itu hanya sebagai topik pembicaraan,” kata McCance.
So, kesimpulannya, memiliki pasangan yang berusia jauh darimu, bukanlah masalah besar. Walau usia kalian berjarak jauh ataupun berdekatan, kuncinya adalah asalkan bisa saling percaya, jujur, bekerja sama, memahami, dan menerima satu sama lain, hubungan kalian pasti langgeng, deh.
Penulis: Aulania Silviananda
