Sering Diabaikan, Ini 5 Kebiasaan Anak Muda yang Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Deteksi dini kanker Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Deteksi dini kanker Foto: Shutterstock

Kanker adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti hingga saat ini. Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia sehingga patut untuk diwaspadai baik dari gejala atau pun sumber penyebab.

Kanker dapat berkembang di mana saja di seluruh tubuh dan diberi nama sesuai dengan bagian tubuh mana tempat penyakit ini muncul pertama kali.

Ada banyak sekali hal-hal yang menyebabkan kanker, salah satunya berasal dari kebiasaan yang sering dilakukan terutama kebiasaan gaya hidup anak muda. Oleh karena itu, gaya hidup sehat seperti asupan makanan bergizi hingga rajin berolahraga dianggap mampu untuk menurunkan risiko timbulnya penyakit ini.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah kebiasaan anak muda yang bisa menjadi pemicu munculnya kanker.

Posisi kepala saat tidur dan jarak ponsel terlalu dekat

Ilustrasi Bergadang. Foto: Shutterstock

Saat ini, ponsel memang sudah menjadi satu hal yang mustahil dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Tanpa adanya ponsel, hidup akan terasa sepi dan terasingkan dari dunia luar.

Ponsel pun saat ini bukan hanya sebagai perangkat komunikasi tapi juga sebagai alat wajib untuk menyelesaikan pekerjaan kantor. Ponsel pun digunakan mulai dari bangun tidur hingga akan tidur kembali.

Namun, kebiasaan meletakkan ponsel terlalu dekat dengan kepala di malam hari saat tidur ternyata berdampak buruk bagi kesehatan. California Department of Publlic Health merilis petunjuk bahwa paparan energy frekuensi radio dari ponsel memperbesar risiko munculnya sel-sel kanker di otak.

Beberapa ilmuwan meyakini hal ini bisa membawa pengaruh pada kondisi kesehatan manusia. Sehingga kamu harus menghindari kebiasaan ini dengan meletakkan ponsel sedikit lebih jauh dari kepala saat kamu akan hendak tidur.

Duduk terlalu lama

Ilustrasi duduk terlalu lama. Foto: fizkes/Shutterstock

Melakukan aktivitas fisik bisa mengurangi risiko kanker. Namun, saat ini para pekerja harus menghabiskan waktunya dengan duduk sambil menyelesaikan pekerjaan kantor selama seenggaknya 8 jam sehari.

Namun, kurangnya aktivitas fisik bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kanker, seperti kanker endometrium, kolorektal, hingga payudara.

Biasakanlah dirimu untuk melakukan berbagai aktivitas fisik yang simpel seperti peregangan atau berjalan kaki seenggaknya 30 menit sehari agar terhindar dari risiko penyakit ini.

Mengonsumsi minuman beralkohol dan rokok

Ilustrasi minum alkohol. Foto: Thinkstock

Enggak sedikit anak muda yang mengonsumsi rokok secara aktif setiap hari hingga mengonsumsi minuman beralkohol. Gaya hidup yang enggak sehat ini adalah salah satu penyebab utama seseorang terkena kanker.

Jenis kanker yang disebabkan oleh masuknya alkohol ke dalam tubuh di antaranya kanker payudara, kanker di sekitar kepala, leher, serta hati yang bertugas untuk menyaring racun yang masuk ke dalam tubuh.

Zat beracun dari asap rokok juga menjadi pemicu kanker sekaligus mempercepat perkembangan sel-sel kanker di dalam tubuh. Oleh karena itu segera hindari kebiasaan enggak sehat ini jika ingin meminimalkan risiko terkena penyakit kanker.

Konsumsi minuman dengan pemanis

makanan manis Foto: Shutter Stock

Saat ini, banyak hidangan minuman atau pun makanan yang menggunakan pemanis, seperti soda, teh kemasan, dan lain-lain. Dengan terlalu banyak mengonsumsi minuman-minuman ini, dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker endometri.

Jenis minuman ini akan membuat kadar gula darah dan insulin langsung meningkat. Insulin yang tinggi akan mengkondisikan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan sel kanker endometri. Tapi, bukan berarti orang-orang enggak boleh mengkonsumsi minuman berpemanis.

Hanya saja, coba untuk mengurangi mengkonsumsi minuman berpemanis dalam jumlah kecil, misalnya minum teh dengan sedikit gula.

Enggak pakai tabir surya

Ilustrasi berbagai jenis tabir surya Foto: Shutterstock

Kebiasaan lainnya adalah enggak menggunakan tabir surya saat keluar rumah. Kebanyakan orang berpikir kalau mereka enggak perlu memakai tabir surya kecuali pergi ke pantai.

Tapi, informasi ini salah dan dapat mengarah ke banyak kasus kanker kulit. Sehingga kamu harus bisa mengoleskan tabir surya yang memiliki SPF di dalam kandungannya. Enggak peduli musim atau cuaca apa pun, karena akan berguna untuk mengurangi risiko munculnya kanker.

Laporan Afifa Inak