Siap Berlomba di Malaysia dan Amerika, Mahasiswa ITS Luncurkan 2 Mobil Baru

Millennialverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Spektronics ITS bersama para pimpinan ITS dan dosen pembimbing pada acara launching mobil Spektronics 23 dan Spektronics 25 di halaman Gedung Rektorat ITS. Foto: Dok. ITS
zoom-in-whitePerbesar
Tim Spektronics ITS bersama para pimpinan ITS dan dosen pembimbing pada acara launching mobil Spektronics 23 dan Spektronics 25 di halaman Gedung Rektorat ITS. Foto: Dok. ITS

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak henti-hentinya membuat sebuah inovasi. Kali ini mereka memperkenalkan dua mobil prototype terbarunya, yakni Spektronics 23 dan Spektronics 25.

Kedua mobil prototype yang baru diluncurkan mahasiswa ITS pada 27 Oktober itu sekaligus menandai awal perjalanan mereka untuk bersaing di dua ajang kompetisi internasional yang bergengsi, yaitu Malaysia Chem-E-Car Competition dan AIChE Chem-E-Car Competition di Amerika Serikat yang berlangsung pada 4-5 November mendatang.

Salah satu anggota tim Spektronics yang akan berlomba di Malaysia Chem-E-Car 2023, Bima Rizky Sofyan, menjelaskan bahwa pada perlombaan di Malaysia ini timnya akan mengusung mobil Spektronics 25. Mobil ini memanfaatkan sumber tenaga dari reaksi dekomposisi hidrogen peroksida dengan katalis besi (III) klorida yang membuat mobil inovasi tim Spektronics ITS ini menjadi mobil yang sangat ramah lingkungan.

Salah satu alasannya adalah limbah hasil reaksi yang terjadi adalah gas oksigen yang tidak berbahaya bagi lingkungan. Selain itu, katalis besi (III) klorida ini sendiri dapat dimanfaatkan hingga berulang kali.

Di sisi lain, mobil ini juga dibuat dengan material stainless steel 316, material yang sering digunakan untuk pembuatan reaktor. Material ini memungkinkan mobil tidak mengalami korosi dan mampu bertahan lebih lama. Lalu, untuk memaksimalkan kemampuan mobil ini, Spektronics 25 memanfaatkan ekstrusi aluminium yang tahan terhadap korosi sebagai bahan dasar chasis dan bodi mobil.

Wiji Dharma Aditya (kiri) dan Bima Rizky Sofyan saat menjelaskan spesifikasi dari mobil Spektronics 23 yang siap berlaga di Amerika Serikat. Foto: Dok. ITS

Tidak hanya untuk ketahanan terhadap korosi, pemilihan material ini membuat mobil Spektronics 25 juga memiliki bodi yang lebih kuat. Hal ini sangat bermanfaat bagi tim Spektronics ITS. Sebab dalam perlombaan Malaysia Chem-E-Car ini, mobil nantinya akan ditantang juga untuk bisa menendang bola menuju gawang serta menjatuhkan target yang ditentukan.

“Untuk itu, kita memerlukan transfer momentum yang baik yang dapat diperoleh dari kecepatan dan massa yang tinggi,” kata Bima dikutip dari laman ITS, Selasa (31/10).

Sementara, Team Leader tim Spektronics ITS untuk AIChE Chem-E-Car Competition 2023, Bimo Bintang Aulia, menjelaskan komponen elektrik yang dimanfaatkan pada Spektronics 23 ini adalah solenoid valve. Solenoid valve ini juga dipasangkan dengan sensor magnetik yang nantinya akan membantu membuka tutup aliran bahan bakar dan membuat bahan kimia yang digunakan pada mobil ini menjadi lebih sedikit.

Spektronics 23 sendiri akan dilombakan di AIChE Chem-E-Car Competition 2023 di Amerika Serikat. Bimo berharap, tim Spektronics ITS bisa meraih juara 1 di ajang tersebut. Bimo cs juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas jaringan relasi dengan orang-orang di berbagai belahan dunia.

“Sebab, di sana tentunya banyak orang-orang hebat yang dapat diajak berdiskusi, berbagi pendapat, dan berbagi ilmu,” kata Bimo

Wakil Rektor I ITS, Adi Soeprijanto, berpesan kepada para mahasiswanya bahwa hal yang penting saat berkompetisi adalah keyakinan. Keyakinan ini harus selalu dipegang meskipun kondisi fasilitas yang dimiliki tidak lebih baik dari para kontestan yang lainnya.

“Selain itu, kompetisi ini juga dapat menjadi sumber pembelajaran yang baik bagi para engineers masa depan,” kata Adi.