Simak Tata Cara Ujian SIMAK UI untuk S1 Reguler, Paralel, dan Vokasi

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SIMAK UI dok Facebook SIMAK UI
zoom-in-whitePerbesar
SIMAK UI dok Facebook SIMAK UI

Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) untuk program S1 reguler, S1 paralel, dan vokasi digelar hari ini, Rabu (5/8). Untuk pertama kalinya, ujian diadakan secara online.

Karena pelaksanaan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peserta SIMAK UI wajib mengikuti tata cara ujian online yang telah ditentukan, sebagai berikut:

  1. Spesifikasi minimum perangkat ujian

Laptop/komputer desktop dengan webcam atau tablet/telepon genggam dengan resolusi minimal 1280x720.

Browser Firefox 78 atau Chrome 83. Versi yang lebih rendah tidak mendukung pelaksanaan ujian online.

  1. Koneksi internet yang stabil dan baik selama ujian berlangsung. SIMAK UI tidak bertanggung jawab atas permasalahan koneksi internet peserta.

  2. Monitoring ujian dilakukan menggunakan kamera pada perangkat yang digunakan.

  3. Peserta harus mengunduh kartu ujian untuk mengetahui nomor ujian serta alamat website ujian.

  4. Peserta harus mengerjakan ujian di ruangan tersendiri, tanpa ada orang lain di ruang tersebut.

  5. Peserta dilarang menggunakan catatan, melihat buku, mencari jawaban di internet, bertanya pada orang lain, dibantu atau diwakilkan selama mengerjakan ujian SIMAK UI.

  6. Peserta dilarang mengambil gambar halaman ujian, menyalin, dan menyebarkan soal.

  7. Peserta dilarang menggunakan kalkulator. Harap menyiapkan alat tulis dan kertas kosong untuk coretan soal hitungan.

  8. Peserta mengenakan pakaian rapi dan menempelkan kertas dengan berukuran 20 x 10 cm pada baju, yang berisi kode sesi ujian.

  9. Peserta hanya dapat mengikuti ujian selama waktu ujian masih berlangsung. Tidak ada penambahan waktu bagi yang terlambat atau mengalami gangguan teknis.

X post embed
Ilustrasi Universitas Indonesia, Foto: Wikimedia

Upaya antisipasi kecurangan dalam SIMAK UI 2020

Sebagai upaya mengantisipasi potensi kecurangan dalam ujian online SIMAK UI 2020, peserta akan diawasi dengan sistem aplikasi pada gawai masing-masing.

"Sistem pengelolaan potensi kecurangan yang dikembangkan terus kami uji coba sehingga dapat menentukan spesifikasi minimum (minimum requirement) gawai yang dapat digunakan oleh peserta untuk mengerjakan soal ujian," jelas Wakil Rektor UI Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI Prof Rosari Saleh.

SIMAK UI 2020 hanya akan menerima sebanyak 3.769 mahasiswa, untuk jenjang vokasi, S1 reguler, S1 paralel, dan kelas internasional.

Untuk vokasi ada daya tampung sebesar 30 persen. Sementara, buat calon mahasiswa Universitas Indonesia yang diterima lewat SIMAK program S1 reguler dan paralel tersedia 50 persen.