Studi: Jenggot Cowok Lebih Kotor Ketimbang Bulu Anjing

Millennialverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ilustrasi cowok jenggotan. Foto: Toa Heftiba/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cowok jenggotan. Foto: Toa Heftiba/Unsplash

Bagi sebagian cowok, punya jenggot atau brewok yang lebat jadi kebanggaan tersendiri. Selain bikin wajah kelihatan macho, penampilan juga makin dewasa.

Enggak sedikit cowok yang mati-matian menumbuhkan jenggot demi kelihatan kece.

Kalau kamu salah satunya, sebaiknya pertimbangkan kembali ide untuk memelihara jenggot. Menurut studi yang dilakukan Hirslanden Clinic di Swiss, jenggot manusia jauh lebih kotor ketimbang anjing. Duh!

embed from external kumparan

Fakta ini ditemukan lewat penelitian dan eksperimen yang dilakukan terhadap 18 cowok dan 30 ekor anjing dengan ras dan ukuran berbeda. Seluruhnya diambil sampel untuk diteliti kadar bakteri dan mikrobanya di laboratorium.

Dan hasilnya? Semua brewok atau kumis cowok berusia 17-76 tahun terkontaminasi mikroba dalam jumlah tinggi.

“Peneliti menemukan bakteri yang jauh lebih banyak pada jenggot manusia ketimbang bulu anjing. Yang artinya dalam kehidupan sehari-hari, anjing bisa dikatakan lebih bersih daripada jenggot manusia,” ujar sang peneliti, dr Andreas Gutzeit kepada BBC.

Oleh karenanya, cowok-cowok berjenggot harus ekstra menjaga kebersihan. Jenggot harus rutin dicukur dan dirapikan biar enggak terlalu tebal. Karena jenggot tebal cenderung kering lebih lama, sehingga rawan jadi sarang bakteri.

Kalau enggak mau jerawatan, jangan lupa cuci jenggot atau brewok setiap hari, ya!