Supaya Gak Terjebak, Kenali Tanda-tanda Manipulator Lewat Bahasa Tubuhnya
·waktu baca 3 menit

Di dalam kehidupan, kamu mungkin akan bertemu dengan manipulator. Tapi, enggak semua orang yang memanipulasi itu pada dasarnya jahat. Terkadang mereka juga tak sadar telah melakukan manipulasi.
Enggak sedikit orang yang memanipulasi orang lain dengan berusaha untuk menurunkan harga diri orang lain dan menyebabkan kerugian.
Sifat manipulasi ini merupakan cara menyerang mental dan emosi orang lain untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Mereka juga akan lepas tangan akan hal-hal yang telah mereka perbuat.
Manipulasi ini sendiri sering terjadi di dalam hubungan apa pun, baik percintaan, keluarga, atau pun pekerjaan.
Sifat manipulatif ini sendiri dapat diidentifikasi melalui bahasa tubuh seseorang. Hal ini harus kamu ketahui agar dapat lebih waspada dalam berhubungan dengan seseorang.
Berikut beberapa bahasa tubuh yang dilakukan oleh manipulator seperti dikutip dari Entrepreneur.
Ketukan Kaki
Saat seseorang mengetuk-ngetukkan kakinya, itu merupakan tanda kalau orang tersebut sedang merasa terganggu atau tak sabar. Gerakan mengetuk kaki atau memainkan bolpoin secara berulang merupakan cara menyampaikan emosinya dan membuat korban merasa bersalah.
Kegiatan tersebut juga dapat membuat korbannya merasa terburu-buru memutuskan sesuatu yang dapat menguntungkan seorang manipulator.
Menggaruk Dagu
Saat seorang manipulator menggaruk dagu, mereka mencoba menunjukkan ketidakpastian atau kepercayaan diri yang rendah. Ini sering menjadi taktik manipulator untuk memaksa korbannya untuk menyerah.
Contohnya seperti saat kamu ingin melakukan sesuatu dengan rekanmu, tapi saat tiba di suatu pekerjaan dan kalian tengah merundingkannya, ia bersikap seolah menginginkan kamulah yang melakukan pekerjaan tersebut.
Menggosok Tangan dan Leher
Gerakan yang satu ini biasanya kamu saksikan melalui film yang memiliki penjahat manipulatif. Bukannya tertawa seperti seorang penjahat, mereka justru akan lebih sering menggosokkan kedua tangannya atau pun lehernya. Hal ini untuk menunjukkan bentuk dominasi, tak sabaran, dan perasan enggak senang atau terganggu.
Kontak Mata dan Gerakan
Secara umum, diyakini kalau ketika seseorang menatap matamu saat berbicara, maka dia mengatakan yang sebenarnya. Tapi sebaliknya, jika ia berbohong maka ia akan menghindari kontak mata.
Faktanya, seorang manipulator dapat menatap korbannya secara intens untuk melihat apakah korban telah jatuh ke permainannya. Kamu juga dapat melihat dari kedipan matanya. Jika jumlah kedipan matanya meningkat, itu menjadi pertanda kalau adrenalinnya sedang terpacu, stres, atau merasa ketakutan.
Menggeser Posisi Tubuh Terus-menerus
Jika kamu merasa ada seseorang yang mencoba mengendalikanmu, mulai perhatikan dari seberapa sering dia menggeser posisi tubuhnya. Pergeseran posisi ini bisa menjadi cara manipulator membuat kamu percaya kalau dia enggak nyaman.
Enggak banyak yang sadar kalau pikiran seseorang memiliki sensor jika orang lain mengalami ketidaknyamanan. Sehingga ia merasa bertanggung jawab dan ingin menghibur sehingga kamu akan lebih percaya dengan semua kata yang diucapkannya.
Laporan Afifa Inak
