Teddy Adhitya Kembali dengan Langit Favoritku, Hasil 2 Bulan Menyendiri di Bali

Millennialverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Teddy Adhitya dok istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Teddy Adhitya dok istimewa

Penyanyi Teddy Adhitya kembali dengan Langit Favoritku. Di lagu ini ia bercerita tentang berdamai dengan memori dan kenangan, melalui proses merayakan rasa.

"Kesadaran bahwa terdapat sebuah pembelajaran kehidupan di dalam setiap peristiwa yang terjadi. Dari pembelajaran tersebut kita bisa memulai merayakan rasa. Semua rasa yang kita dapatkan dari kenangan-kenangan yang kita punya," katanya, dari keterangan yang diterima kumparan.

Menjadi perkenalan karya perdananya dalam bahasa Indonesia, Langit Favoritku adalah perumpamaan tentang sesuatu yang indah dan nyaman.

kumparan post embed

Hasil 2 Bulan Menyendiri di Bali

Teddy Adhitya dok istimewa

Selain itu, Langit Favoritku adalah hasil kontemplasi diri yang terlahir berdasarkan pengalaman pribadi. Saat itu Teddy melewati fase kehidupan yang cukup berat, dengan berbagai masalah yang datang bertubi-tubi.

Ia lalu menyendiri selama dua bulan di Bali pada awal 2021 dan memulai proses penulisan lagu ini.

kumparan post embed

Langit Favoritku merupakan rilisan pembuka dalam rangkaian trilogi musik persembahan Teddy Adhitya, yang terdiri dari tiga lagu dan saling bertautan.

Dua lagu lainnya secara masing-masing akan dirilis pada 1 dan 8 September 2021.

Sebelumnya, Teddy merilis album Question Mark di 2019 dan Nothing is Real di 2017.

kumparan post embed

Lirik Lagu Langit Favoritku dari Teddy Adhitya

video youtube embed

Merayakan lagi

Rasa yang pernah kita bagi

Pilih baju yang terbaik

Mengantar matahari yang cantik

Bermimpi bersama

Di kota yang banyak tawarnya

Kita buat jadi penuh rasa

Cerita yang ‘kan kita jaga

Jika tak bersamaku lagi

Ingat warna langit favoritku

Jika memang sudah tak berjalan seiring

Jaga diri masing masing

Sampai bertemu di lain bumi

Sampai bertemu di lain hari

Yang menjadi sedih

Biarkan bersedih

Yang ‘kan datang nanti

Biar harap yang membawa pesan

Agar lebih berkesan

Jika tak bersamaku lagi

Ingat warna langit favoritku

Jika memang sudah tak berjalan seiring

Jaga diri masing masing

Jika tiba waktunya nanti

Yang tak dipaksa yang kan terjadi

Walau memang sudah tak berjalan seiring

Jaga diri masing masing

Sampai bertemu di lain bumi

Sampai bertemu di lain hari

Temukan jalan yang terbaik

Relakan, lepaskan