Tercipta Taman Vertikal Terbesar di Dunia di Ibu Kota Kolombia

Di Ibu Kota Kolombia, Bogota, ada sebuah taman vertikal yang berdiri tegak lurus pada bangunan 11 lantai. Bangunan dengan tanaman hijau yang tumbuh pada dindingnya ini diklaim sebagai taman vertikal terbesar di dunia.
Karena ingin mengatasi polusi dan menambah ruang hijau untuk warga di Bogota, sebuah konstruktor bangunan menciptakan taman vertikal. Di tengah hamparan beton di Bogota, ada keajaiban berupa tanaman hijau yang tumbuh seolah-olah dari dinding gedung berlantai 11 bernama Santalaia. Eksterior yang rindang dari bangunan ini diklaim sebagai taman vertikal terbesar di dunia.
"Bogota hanya memiliki sekitar empat meter persegi per penduduk untuk daerah hijau. Dan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) mengatakan bahwa kami harus memiliki setidaknya 15 meter persegi," kata Pablo Atuesta Pradilla, CEO Groncol Green Infrastructure di Bogota, seperti dilansir america.cgtn.com.
Untuk menyiasati lahan yang semakin sempit, maka dibuatlah taman vertikal yang diharapkan bisa mengimbangi kekurangan daerah hijau.
Eksterior bangunannya tidak hanya indah untuk dilihat, namun memberikan manfaat positif bagi kota. Taman vertikal pada bangunan ini diharapkan bisa menghasilkan cukup oksigen bagi sekitar tiga ribu orang setiap tahunnya.
Santalaia adalah pembersih udara raksasa.
Dinding hijau pada bangunan ini bak penyerap karbon, yang membantu menyerap emisi karbon dioksida dari hampir 750 mobil yang melewati jalanan, menyaring sekitar dua ribu ton gas rumah kaca dan menyaring hampir setengah ton debu.
"Pohon selalu lebih efisien untuk mengurangi jejak karbon," kata Pradilla.
"Tapi karena kita tidak memiliki cukup ruang untuk menanam begitu banyak pohon kita harus menggunakan ruang yang tidak terpakai seperti atap dan dinding sebagai solusi. Kebun vertikal dan atap hijau sangat bagus," tambahnya.
Bangunan tersebut menggunakan air hujan dan air pembuangan dari kamar mandi yang di daur ulang untuk mengairi tanaman. Pada musim hujan, sebuah komputer dipasang agar memungkinkan bangunan tersebut mengetahui tanaman mereka tidak perlu lagi disiram.
Meski bermanfaat, namun masih ada perdebatan terkait biaya sewa bangunan taman vertikal.
"Tantangan terbesar kami adalah harus ada insentif keuangan dari pemerintah untuk membantu menurunkan biaya," kata Luis Guillermo Vallejo, General Manager Exacta Construction.
"Karena bangunan ini menguntungkan banyak orang, tidak hanya secara estetis tapi juga lingkungan," lanjutnya.
Pilar vegetasi ini memiliki lebih dari 115.000 tanaman dari sepuluh spesies yang berbeda, menciptakan hutan perkotaan yang sangat bermanfaat.
