Teruntuk Mahasiswa, Begini Cara Membuat Catatan agar Terlihat Lebih Rapi

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi buku catatan.  Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buku catatan. Foto: Thinkstock

Membuat catatan yang baik adalah salah satu kunci bagi mahasiswa, dengan adanya catatan dapat membantumu untuk mengingat apa yang telah kamu pelajari. Ketika kamu mempelajari cara mengatur catatan dengan baik maka akan membantumu menghemat waktu saat sedang mencari informasi penting.

Untuk itu kamu perlu membuat catatan yang efektif. Kamu bisa memulainya dengan mengelompokkan kembali dan mulai mengambil catatan satu per satu untuk diatur. Seperti yang dilakukan oleh penulis terkenal, Anne Lamott, dalam bukunya tentang menulis, ia mengajarkan penulis untuk melakukannya langkah demi langkah.

Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar catatanmu terlihat rapi.

Beri label dengan jelas

com-Ilustrasi membuat catatan. Foto: Shutterstock

Beri judul setiap hari catatan dalam format yang sama: tanggal, kelas, topik. Dengan begitu, saat kamu menyortirnya, kamu tahu bahwa tidak melewatkan apa pun.

Pilih metode

Ilustrasi menulis. Foto: justplay1412/Shutterstock

Pahami cara terbaik kamu memproses sebuah informasi yang telah kamu dapatkan. Apakah informasinya melekat lebih baik jika kamu menulisnya di buku catatan terpisah atau post it untuk setiap kelas? Atau jika itu terlalu lambat atau berantakan, apakah kamu lebih suka garis besar dokumen melalui laptopmu? Kamu perlu tahu terlebih dahulu metode mana yang nyaman kamu gunakan saat membuat catatan.

Tuliskan heading yang penting

Ilustrasi menulis esai beasiswa. Foto: Nicoleta Ionescu/Shutterstock

Di bawah poin-poin utama, kamu dapat menuliskan judul-judul penting. Judul adalah elemen penting dalam membuat catatan karena teknik ini membantumu menentukan topik yang ingin kamu fokuskan.

Judul sangat penting karena, tanpa judul, kamu tidak akan dapat mengidentifikasi bagian. Biasanya, dokumen yang sangat singkat tidak memerlukan penggunaan judul.

Sertakan kutipan yang relevan

Ilustrasi wanita menulis. Foto: mentatdgt/Shutterstock

Sudah umum rasanya bagi pembicara, guru, mentor, pelatih, untuk menampilkan kutipan yang terkait dengan pelajaran, lokakarya, atau acara. Ambil pulpenmu dan coret kutipan tersebut atau enkode secara digital jika kamu mau. Ini akan membantumu memperkuat poin yang perlu kamu ingat. Kutipan mudah diingat karena pendek, mudah dicerna, dan umumnya fokus pada satu poin.

Laporan Mutiara Oktaviana