The Umbrella Academy: Bukan Cerita Keluarga Biasa

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
The Umbrella Academy Foto: Netflix
zoom-in-whitePerbesar
The Umbrella Academy Foto: Netflix

Ada yang bilang, keluarga adalah harta paling berharga. Keluarga selalu ada di saat susah, senang, dan selalu menjadi tujuan untuk pulang.

Tapi, ceritanya sedikit berbeda dengan keluarga Hargreeves di serial Netflix terbaru, 'The Umbrella Academy'. Let's just say, mereka bukan keluarga biasa.

Awal mula terbentuknya keluarga Hargreeves dimulai pada 1989, saat 43 bayi lahir secara bersamaan dari berbagai cewek di seluruh dunia, tanpa tanda kehamilan di hari sebelumnya.

Mengetahui kejanggalan ini, seorang miliarder bernama Sir Reginald Hargreeves memutuskan untuk mengumpulkan bayi-bayi tersebut sebanyak mungkin. Akhirnya ia cuma bisa mengadopsi tujuh dari bayi-bayi tersebut.

Langkah Sir Reginald Hargreeves ini bukan tanpa tujuan. Ia mengumpulkan ketujuh anak tersebut untuk mendirikan The Umbrella Academy, sebuah tim yang berisikan pahlawan super untuk menyelamatkan dunia.

Anak pertama diberi nama Number 1 alias Spaceboy, alias Luther Hargreeves. Number 1 memiliki kekuatan dan ketahanan fisik luar biasa.

Anak kedua diberi nama Number 2, alias The Kraken, alias Diego Hargreeves. Kekuatan super yang dimiliki Number 2 adalah menahan napas tanpa batas, serta melempar pisau secara tepat sasaran.

Anak ketiga diberi nama Number 3, alias The Rumor, alias Allison Hargreeves. Number 3 bisa mengubah kenyataan seketika dengan menyampaikan rumor.

Anak keempat diberi nama Number 4, alias The Seance, alias Klaus Hargreeves. Number 4 dapat melayang, melakukan telekinesis, hingga berkomunikasi dengan orang yang sudah mati.

Anak kelima diberi nama Number 5, alias The Boy. Ia bisa melakukan perjalanan waktu dan menghilang tanpa jejak.

Anak ketujuh diberi nama Number 7, alias The White Violin, alias Vanya Hargreeves. Kekuatannya? Menjadi yang paling normal di antara saudaranya yang lain.

Menghabiskan masa kecil enggak selayaknya anak-anak biasa, ketujuh anggota The Umbrella Academy tersebut dilatih dan dibina oleh Sir Reginald Hargreeves secara disiplin. Mereka harus menyempurnakan kekuatannya, menyelamatkan puluhan sandera di bank yang sedang dirampok, bahkan saat tidur pun dimonitor oleh 'ayahnya'.

Namun perpecahan terjadi di antara anak-anak The Umbrella Academy, dan akhirnya menyebabkan mereka harus menjalani hidupnya masing-masing.

Tiga puluh tahun kemudian, keenam anak tersebut dipersatukan oleh kabar meninggalnya Sir Reginald Hargreeves. Enggak cuma kembali bertemu, atas keinginan Number 1, mereka juga akan memecahkan kasus kematian 'ayahnya' yang janggal.

Tapi sulit bagi mereka untuk kembali bersatu dan bekerja sama, karena perbedaan karakter dan kekuatan masing-masing. Belum lagi ancaman kehancuran dunia yang akan segera tiba.

Apa yang akan mereka lakukan demi mengungkap misteri kematian Sir Reginald Hargreeves? Ke mana perginya Number 6? Dan bagaimana mereka mengatasi perbedaan dan masalah keluarga demi menyelamatkan dunia? Simak keseruannya di serial Netflix terbaru, The Umbrella Academy, yang sudah tayang sejak 15 Februari.

Serial orisinal ini sendiri diadaptasi dari serial komik karya mantan frontman My Chemical Romance, Gerard Way, dengan ilustrasi oleh Gabriel Ba. 'The Umbrella Academy' dibintangi oleh Ellen Page, Tom Hopper, David Castaneda, Aidan Gallagher, Emmy Raver-Lampman, dan Robert Sheehan.