Tipe Orang Manipulatif dan Penuh Kepalsuan, Perhatikan Sikapnya

Millennialverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi teman palsu alias fake friends. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teman palsu alias fake friends. Foto: Shutter Stock

Di dunia ini ada berbagai macam tipe orang. Tapi, yang paling menakutkan adalah orang yang memanipulasi orang lain dan penuh kepalsuan. Mereka bisa melakukannya tanpa membuat orang lain menyadarinya.

Biar kamu enggak terjebak kepalsuannya, simak selengkapnya di bawah ini seperti dilansir Times of India.

Tipe Orang Manipulatif dan Penuh Kepalsuan

Suka menatap mata saat bicara

Kamu mungkin enggak sadar kalau dia sedang memanipulasimu. Dia biasanya akan melibatkan kontak mata denganmu. Dia akan terus menatap matamu dan hanya fokus kepadamu.

Sebenarnya dia enggak begitu mendengarkan perkataanmu. Dia cuma sedang melihat apakah kamu mudah ditipu atau sudah terperangkap jebakannya.

Melakukan berbagai cara buat mendapat perhatian

Dia akan selalu berusaha mendapatkan perhatianmu. Jadi dia bakal melakukan berbagai cara agar kamu menyukainya, merasa terintimidasi olehnya, atau bahkan membencinya.

Pura-pura memberi tahu rahasia kepadamu

Dia jago menarik perhatian dan memikat orang lain. Salah satunya dengan pura-pura memberi tahumu sebuah rahasia penting. Ini dilakukan agar kamu merasa istimewa dan percaya padanya.

Nah, nantinya saat kamu sudah nyaman berada di dekatnya, dia bisa berbuat seenaknya kepadamu. Dia bisa tiba-tiba menjauh dan membuatmu merasa hampa, hingga bersalah. Sehingga kamu akan melakukan apa pun untuk mendapatkan perhatiannya lagi. Inilah yang dinamakan manipulasi!

Memanggilmu dengan sebutan 'Babe', 'Say', dan Sejenisnya

Kurang lebih sama dengan menyampaikan rahasia. Dengan menggunakan panggilan ini, dia mencoba untuk membuatmu merasa akrab dan terbiasa dengan panggilan khusus kalian. Supaya nanti saat dia memanggil dengan nama aslimu, kamu akan merasa kecewa dan berpikir telah melakukan kesalahan.

Terlalu sering memuji

Kebanyakan memuji bahkan untuk hal yang enggak perlu-perlu amat, bisa menandakan kebaikannya palsu. Jika dia tetap membela dan mengatakan hal-hal baik kepadamu padahal kamu yang salah, sikap ini juga menandakan dia enggak jujur sama kamu.

Laporan: Afifa Inak