Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.102.2
Tips Fotografi: Cegah Jamur di Kamera dengan Dry Box Murah Buatan Sendiri
30 September 2020 20:00 WIB
Diperbarui 21 Januari 2021 11:04 WIB

ADVERTISEMENT
Pandemi virus corona yang masih menghantui berbagai negara menghambat aktivitas setiap orang agar tidak terpapar COVID-19. Kegiatan memotret juga menjadi terbatas di massa sulit seperti ini, tak sedikit orang yang memilih menyimpan kamera dan mematuhi aturan pemerintah untuk tetap dirumah.

Menyimpan kamera dalam waktu lama jika tidak digunakan bisa berisiko menimbulkan jamur atau fog pada bagian lensa ataupun body kamera. Beberapa orang mungkin hanya meletakkan kamera mereka di dalam tas atau di lemari.
Tas kamera memang diperuntukkan menyimpan kamera, tapi tidaklah untuk jangka waktu yang lama. Kamera merupakan peralatan elektronik yang terdiri dari komponen-komponen yang sensitif sehingga kita tak bisa sembarangan menyimpannya dalam waktu lama.
Faktor-faktor sederhana yang berpengaruh seperti tingkat suhu, kelembaban, debu. Beberapa faktor tersebut mempengaruhi kamera, karena tas kamera tidak dirancang untuk melindungi dari faktor tersebut.
ADVERTISEMENT
Penggunaan Dry Box dan Dry Cabinet
Nah, untuk melindungi kamera selama pandemi kalian bisa menyimpannya di dalam dry box atau dry cabinet. Penggunaan dry box sangat bermanfaat untuk melindungi kamera kesayangan kalian dari jamur dan debu.
Apa lagi jika kalian memiliki lebih dari satu kamera dan lensa. Dry box atau dry cabinet ini sangat bermanfaat untuk menyimpan kamera kalian agar tertata rapi.
Dry box dan dry cabinet merupakan sebuah kotak yang dirancang sedemikian rupa agar tingkat kelembaban di dalam kotak tersebut bisa terjaga secara konstan.
Untuk menjaga tingkat kelembaban udara dalam kotak tetap konstan dipergunakan alat yang dinamakan Humidity Controler dengan fungsi semacam termostat, bedanya jika termostat mengatur suhu maka alat ini mengatur kelembaban.
Selain itu biasanya juga sudah terpasang di dalam kotak tersebut adalah hygrometer, fungsi alat ini tentunya untuk mengukur tingkat kelembaban dalam kotak tersebut.
ADVERTISEMENT
Dua perangkat tersebut merupakan fitur standar dan sudah seharusnya ada dalam sebuah dry cabinet atau drybox.
Harga Dry Box dan Dry Cabinet
Harga sebuah dry box berkisar di antara Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu. Sedangkan dry cabinet Rp 1 juta hingga Rp 9 juta tergantung dari kapasitasnya.
Membuat Dry Box yang Murah
Nah jika harga dry box atau dry cabinet dirasa mahal kalian juga bisa membuatnya sendiri dengan biaya minim dan mudah.
Nah berikut beberapa barang yang dibutuhkan untuk membuat dry box :
1. Kotak Kedap Udara
Kotak kedap udara bisa kita gunakan kotak yang memiliki karet dibagian penutup untuk mencegah keluar masuknya udara. Ukurannya bisa sesuai kebutuhan sesuai kamera dan lensa yang kita miliki. Untuk harganya sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu.
ADVERTISEMENT
2. Silica Gel Biasa atau Elektrik
Silica gel merupakan salah satu hal penting dalam membuat dry box. Silica gel berfungsi untuk mengatur kelembapan di dalam dry box.
Harga satu bungkus silica gel sekitar Rp 10 ribu. Atau bisa juga menggunakan silica gel elektrik yang dapat dicas dan digunakan berulang kali.
3. Hygrometer
Untuk penggunaan hygrometer bisa disesuaikan sesuai dana. Karena tanpa hygrometer dua poin di atas sudah cukup untuk membuat dry box. Namun hygrometer ini bisa memudahkan kita untuk mengetahui berapa kelembaban didalam dry box buatan kita.
Harganya hygrometer sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu.
Nah untuk mendapatkan alat tersebut kita bisa membelinya di marketplace sehingga kita cukup menunggu dan membuatnya tanpa harus keluar rumah.
ADVERTISEMENT
********
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.