Tips Fotografi: Demam Tren Self Photo Studio ala Konten Kreator di Korsel

Millennialverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Studio Foto. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Studio Foto. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Self photo studio saat ini sangat populer di kalangan remaja. Di mana kita bisa melakukan photoshoot dengan bebas mengekspresikan diri tanpa merasa malu dan canggung. Sebab, konsep photoshoot ini menggunakan kamera dan lighting profesional tanpa adanya fotografer.

Bisnis ini menjamur pertama kali di Korea Selatan. Bagi kalian yang menyewa, siapa saja bisa berfoto di ruang studio dengan kamera yang dikendalikan sendiri. Jika diperhatikan dengan saksama, self photo studio ini hampir serupa dengan konsep foto box seperti di zaman dulu. Namun ini lebih besar ruangannya. Lebih banyak aksesoris dan bahkan lebih canggih kameranya. Yang pasti jauh lebih kekinian dari foto box biasanya.

Ilustrasi lighting di studio foto. Foto: ozgurdonmaz/Getty Images

Selain tren Korea, geliat self photo studio juga dipengaruhi oleh tren di sosial media. Tak bisa dipungkiri, banyak anak muda yang terinspirasi karena konten yang tersebar di sosial media.

Untuk harga, biasanya foto studio konvensional dibayar per jumlah foto yang diambil tetapi kalau self photo studio berdasarkan waktu pemotretan.

Ini bisa jadi solusi bagi kamu yang merasa malu saat akan difoto oleh seorang fotografer profesional karena kamu sendiri yang akan menekan tombol bidik pada kamera menggunakan bantuan remote control.

Ilustrasi fotografer menggunakan monopod di studio. Foto: Shutterstock

Jadi kamu dapat lebih berekspresi tanpa harus malu dilihat banyak orang di ruangan studio yang privat. Tidak perlu khawatir dengan hasilnya, sama seperti studio lainnya peralatan lightning dan kamera yang digunakan di self photo studio biasanya sudah profesional.