kumparan
search-gray
Food & Travel30 Juli 2020 19:04

Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim

Konten Redaksi kumparan
Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139039)
Ilustrasi UMKM Foto: Shutterstock
Pandemi virus corona masih menghantui seluruh negara, imbasnya sangat berpengaruh ke berbagai sektor, salah satunya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
ADVERTISEMENT
Imbauan pemerintah untuk dirumah saja membuat UMKM harus mencari akal agar usahanya tetap bisa berjalan. Tak sedikit pelaku UMKM yang berjualan melalui toko online atau media sosial.
Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139040)
Stiker Dukung Bisnis Kecil di Instagram Stories. Foto: Dok. kumparan
Namun, banyak juga kendala untuk merambah ke bisnis online salah satunya foto produk. Dalam bisnis online foto menjadi poin penting yang menarik pembeli, foto yang menarik akan membuat pembeli penasaran dan membelinya.
Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139041)
Ilustrasi foto produk dengan gadget. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Memotret produk tidak lah sulit. Kita bisa memanfaatkan gadget, kamera serta barang yang sudah kita miliki dirumah dengan cara dan teknik yang mudah juga untuk diaplikasikan.
Ada beberapa tips jitu yang bisa kamu ikuti. Apa saja? Berikut selengkapnya, simak ya.

1. Cahaya

Dalam fotografi, cahaya adalah elemen yang sangat penting. Tanpa cahaya kita pasti sulit untuk memotret subjek yang akan kita foto.
ADVERTISEMENT
Cahaya dibagi menjadi dua yaitu cahaya alami dan cahaya buatan.
Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139042)
Ilustrasi foto cahaya dari jendela. Foto: Pixabay
  • Cahaya alami
Cahaya alami berasal dari matahari. Kita bisa menggunakan cahaya alami untuk memotret produk.
Cahaya tersebut bisa kita dapatkan dari biasan cahaya yang muncul dari jendela rumah. Kita juga bisa memotret produk kita di luar ruangan dengan menggunakan cahaya alami.
  • Cahaya Buatan
Cahaya buatan bisa didapatkan dengan menggunakan flash kamera atau lampu studio. Namun kita juga bisa memanfaatkan lampu belajar untuk memotret produk.
Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139043)
Ilustrasi lampu belajar. Foto: Pixabay
Terdapat tiga macam posisi pencahayaan untuk menghasilkan foto yang menarik, yaitu pencahayaan dari depan, pencahayaan dari samping, dan pencahayaan dari belakang.
  1. Pencahayaan dari depan – menempatkan sumber cahaya atau subyek agar cahaya secara langsung menyinari orang atau objek tepat di depannya. Posisi ini membuat bayangan objek akan jatuh di belakang orang atau objek sehingga tidak akan ada bayangan lain yang tampak pada foto. Posisi pencahayaan dari depan merupakan posisi yang sederhana dan mudah dilakukan dalam fotografi namun dipandang sangat membosankan.
ADVERTISEMENT
  1. Pencahayaan dari samping – menempatkan sumber cahaya atau subyek agar cahaya datang dari samping. Pencahayaan dari samping dapat menciptakan bayangan dan kedalaman. Sebagaimana posisi pencahayaan dari depan, posisi pencahayaan dari samping juga mudah dilakukan dalam fotografi namun ada hal yang perlu diperhatikan yaitu jatuhnya bayangan orang atau objek. Perlu adanya sedikit penyesuaian sumber cahaya atau subyek agar dapat menciptakan bayangan yang menarik.
  1. Pencahayaan dari belakang – menempatkan sumber cahaya atau subyek agar cahaya datang dari belakang. Seorang fotografer harus memahami cara mengatur cahaya atau memahami mode secara manual karena jika tidak maka hanya akan menghasilkan sebuah siluet. Jika dilakukan dengan benar, pencahayaan dari belakang objek dapat menciptakan foto yang menarik.
ADVERTISEMENT

2. White Balance

Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139044)
Pengaturan white balance di gadget. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan
Memahami fungsi White Balance (WB), akan membantu menghasilkan foto yang lebih baik tanpa adanya colour cast. Jika WB yang kita gunakan salah, hasil foto akan cenderung kekuningan, kebiruan, keunguan, bahkan terkadang cenderung hijau, tergantung dari temperatur sumber cahaya yang ada pada saat foto diambil.

3. Properti

Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139045)
Sambal, ilustrasi makanan pedas. Foto: Shutterstock
Agar menarik, memotret suatu produk harus diberi properti tambahan sesuai produk yang akan difoto. Seperti produk kuliner kita bisa menambahkan beberapa properti bumbu dapur atau serbet serta properti pendukung lainnya.

4. Background

Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139046)
Ilustrasi kertas karton. Foto: Pixabay
Selain properti backrgound atau latar belakang juga penting untuk foto produk. Background foto bisa memperkuat tampilan foto produk yang kita jual.
Tak perlu ke studio dan mengeluarkan biaya mahal kita bisa menggunakan background alami di sekitar rumah kita.
Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139047)
Ilustrasi foto produk dengan alat sederhana. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Atau jika takut keluar rumah produk bisa difoto di dalam rumah dengan memanfaatkan cahaya dari meja belajar. Untuk background kita bisa menggunakan kain bermotif atau kain polos yang kita miliki.
ADVERTISEMENT
Jika tak ada kita bisa membeli kertas karton polos yang dapat di gunakan menjadi background foto. Harga selembar karton bisa dibeli sekitar dua ribu Rupiah.
Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139048)
Ilustrasi hasil foto produk dengan alat sederhana. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

5. Lensa

Tips Fotografi: Motret Produk Dagangan Saat Pandemi dengan Modal Minim (139049)
Ilustrasi macam-macam lensa. Foto: Shuter Stock
Dalam memotret produk kita sering lalai sat menggunakan lensa baik di kamera maupun di gadget. Distorsi artinya adalah penyimpangan bentuk.
Distorsi biasanya terjadi saat mengunakan lensa dengan jarak fokus sangat lebar. Hasilnya foto menjadi cembung.
Untuk mengatasinya jika menggunakan kamera sebaiknya menggunakan focal lenght lensa diatas 50 agar tidak distorsi
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.