Yuk Move On, Begini Cara Berhenti Mencintai Seseorang
ยทwaktu baca 3 menit

Banyak orang yang setuju kalau pada umumnya, kamu enggak bisa membantu dengan siapa kamu akan jatuh cinta. Tapi, di beberapa keadaan, kamu mungkin berharap kalau itu enggak pernah terjadi.
Kamu mungkin sedang berada di fase ketika kamu mencintai seseorang yang enggak merasakan hal yang sama padamu. Atau mungkin, kamu berada di fase ketika kamu dan pasangan saling mencintai satu sama lain tapi memiliki banyak perbedaan untuk mempertahankan hubungan.
Cinta adalah emosi yang rumit. Bahkan, ketika sudah jelas kalau suatu hubungan enggak membantumu, rasanya enggak mungkin untuk mematikan perasaanmu begitu saja.
Di bawah ini ada beberapa cara untuk berhenti mencintai seseorang dan mulai untuk move on dikutip dari Healthline.
Akui Kebenaran Situasi
Optimis bukanlah sifat buruk. Kemampuan untuk mempertahankan harapan dalam situasi yang sulit atau menyakitkan biasanya dianggap sebagai tanda kekuatan pribadi, tapi saat menyangkut hubungan yang sulit kamu akan mulai mempertimbangkan kenyataan saat ini daripada masa depan.
Jika kamu percaya kalau menyerah pada hubungan atau orang yang dicintai berarti kamu gagal, coba pikirkan lagi. Butuh keberanian dan kesadaran diri untuk mengenali hal ini. Kamu telah mengambil langkah positif menuju pertumbuhan diri.
Identifikasi Kebutuhan Hubungan
Lihat dengan cermat apa yang kamu inginkan dari suatu hubungan. Serta lihat juga apa yang sama sekali enggak kamu inginkan. Hal ini bisa membantu menunjukkanmu dengan tepat bagaimana dia bukan pasangan terbaik.
Ketika kamu sadar kalau seseorang yang kamu cintai enggak cukup memenuhi segala kebutuhanmu, kamu mungkin akan lebih mudah melupakan perasaanmu.
Terima Arti Cinta
Melepas cinta yang bermakna bisa membuatmu merasa seperti kamu juga melepaskan semua hal yang pernah ada. Tapi, coba untuk ambil kesempatan itu untuk mengakui hal-hal baik tentang hubungan, termasuk apa yang telah kamu pelajari. Validasi perasaan itu.
Hargai pengalamanmu dan biarkan perasaan itu menjadi bagian dari masa lalu yang bisa membantumu menemukan kedamaian dan bergerak maju. Terlebih lagi, mengakui pentingnya cinta di masa lalu bisa membantumu melihat bagaimana cinta tak lagi melayanimu.
Lihat Masa Depan
Cinta untuk seseorang yang enggak membalas perasaanmu bisa membatasimu. Jika kamu tetap terjebak di cinta itu, kemungkinan besar kamu juga akan kesulitan menemukan kebahagiaan dari orang lain.
Berkomitmenlah untuk melihat ke depan. Bukan kembali ke masa lalu, bahkan jika itu memang sulit di awal. Kamu mungkin perlu waktu untuk mengatasi keterikatan yang masih melekat. Enggak apa-apa untuk menikmati hubungan santai saat mencoba untuk melupakan masa lalu. Bersikaplah terbuka dan jujur tentang apa yang kamu cari dan apa yang saat ini kamu berikan.
Prioritaskan Hubungan Lain
Orang yang tengah mengatasi patah hati sering lupa tentang hubungan penting lainnya di dalam hidup mereka. Masih ada teman dan keluarga yang menawarkan dukungan saat kamu berusaha untuk sembuh. Mereka mungkin memiliki wawasan atau saran yang bermanfaat untuk dibagikan dari pengalaman mereka sendiri.
Mereka juga bisa memberikan kekuatan dan bimbingan jika kamu mencoba untuk menyembuhkan diri dari efek hubungan yang toxic. Pastikan untuk memperhatikan bagiamana interaksi antara kamu dan teman-teman atau keluargamu.
Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri
Pertimbangkan bagian-bagian dari dirimu yang mungkin telah kamu tolak atau ubah. Dengan memikirkan bagian dirimu yang bisa dengan mudah hilang dalam hubungan bisa membantu mengurangi cinta untuk seseorang yang enggak benar-benar mencintaimu.
Beri Dirimu Ruang
Saat kamu siap untuk melanjutkan hidup, jarak bisa menjadi teman terbaikmu. Kamu mungkin ingin menghindari menghubungi mantan kekasih.
Di ruang ini, kamu bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan teman-temanmu. Kamu bisa memberimu ruang untuk lebih mencintai diri sendiri dan orang-orang terdekat.
Laporan Afifa Inak
