Cara Sehat Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Instagram/Facebook/Twitter : @mirantizr Email : jendelakeluargaid@gmail.com
Tulisan dari mirantizr tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Cara Sehat Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Sebagai mama milenial yang memiliki berbagai kesibukan di luar pekerjaan domestik, rasanya penting untuk dapat memastikan kondisi keluarga aman terkendali. Termasuk dalam urusan keuangan rumah tangga.
Karena banyak kasus yang terjadi di masyarakat bahwa orang mati-matian bekerja demi mendapatkan penghasilan namun lupa untuk mempelajari cara mengelolanya, dalam hal ini finansial rumah tangga.
Berdasarkan data OJK tahun 2017 sebanyak 260 juta orang, hanya 12,6% yang memiliki perencanaan keuangan, 12% yang memiliki asuransi, 16% memahami lembaga asuransi dan 27,9% well literated.
Dengan memiliki target hidup membuat kita lebih semangat untuk mencapainya, termasuk dalam hal keuangan.
Goals Wajib
Dana darurat dan asuransi
Tempat tinggal dan dana pensiun
Dana pendidikan dan pernikahan anak
Perjalanan rohani (Haji, umroh dsb)
Dana investasi sosial (Panti asuhan, wakaf, orang tua dsb)
Next Goals
Pembelian rumah kedua
Kepemilikan kendaraan
Traveling, me time, honeymoon
Bisnis
Sekolah lagi
Kembali lagi perencanaan keuangan sangat penting untuk dimiliki oleh setiap individu, khususnya keluarga.
Lalu bagaimana agar keuangan keluarga senantiasa sehat dan stabil? Kebetulan beberapa hari lalu saya mengikuti Moms Mingle bersama Sun Life dan Kumparan Mom. Di acara itu banyak sekali insight baru yang didapatkan terutama mengenai kesehatan keuangan.
Step by Step Financial Health
Lunasi hutang konsumtif - Dimana-mana yang namanya hutang pastilah tidak baik karena akan membawa beban tersendiri, apalagi untuk sesuatu yang konsumtif. Maka sebaiknya lunasi dan hiduplah sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing.
Bentuk dana darurat - Dana ini dijamin akan menyelamatkan hidupmu disaat bencana atau force major terjadi di dalam rumah. Misal anggota keluarga sakit, rumah butuh renovasi dsb
Membeli proteksi - Perlindungan diri dan asset sangat penting dilakukan, hal ini guna meminimalisir pengeluaran di hari kelak jika terjadi apa-apa di dalam keluarga.
Menabung dan Investasi - Pilihlah produk tabungan dan investasi sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan, karena asset inilah yang menjadikan penyelamat di hari tua nanti.
Cash Flow Keuangan Sehat
40% Living cost
30% Hutang Produktif
15% Investasi
10% Sosial
5% Asuransi
P.S : Persentase ini hanya sebagai pedoman namun tidak meutup kemungkinan akan berbeda-beda setiap individu atau keluarga.
Ciri Keuangan Sehat
Cash flow positif
Santai saat terjadi krisis – artinya memiliki dana darurat dan asuransi
Rutin menabung minimal 10% dari penghasilan
Rasio cicilan utang 35% dari income
Santai dengan yang dipakai oleh orang lain – tidak merasa insecure
How Must Do
Needs vs Wants - Bedakan mana kebutuhan dengan keinginan. Sederhananya adalah dikatakan butuh jika tidak didapatkan maka selesai urusan hidup, misal makan, minum, tidur dsb. Sebaliknya dikatakan keinginan jika hanya sebatas emosi yang tanpanya hidup tetap baik-baik saja.
Budgeting - Pisahkan pos-pos pengeluaran (Sosial, cicilan Hutang, Investasi, Living cost, Asuransi)
Planning - Selalu lakukan perencanaan yang matang, karena perkara uang tidak bisa sembarangan.
Financial product knowledge - Nah yang terakhir ini penting sekali karena niscaya keinginan finansial akan baik tanpa adanya ilmu yang sebelum pengaplikasiannya.
Nah sekarang sudah kebayang ya betapa pentingnya mengatur kesehatan keuangan rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai seorang Chief Financial Officer di rumah, saya pun harus segera membenahi manajemen keuangan rumah tangga selama ini.
Dan saya sependapat sekali dengan quote dibawah ini, dimana kita sebagai perempuanharus selalu berdaya dengan caranya sendiri-sendiri. Karena pada akhirnya tidak ada seorang pun yang dapat diandalkan kecuali Allah sang pencipta alam.
“Karena di pundak perempuan generasi selanjutnya ditentukan, juga karena hidup pada akhirnya tentang sendiri, tentang ditinggalkan atau meninggalkan, maka jadilah PRIBADI BERDAYA, baik spiritual, personal ataupun finansial” – Ila Abdulrahman -
#LiveHealthierLives #MomsMingle
