kumparan
26 Jul 2019 23:51 WIB

5 Kebiasaan Sederhana Agar Kesehatan Finansial Keluarga Tetap Terjaga

Menjaga kesehatan fisik itu penting untuk keberlangsungan hidup. Namun menjaga kesehatan finansial juga penting untuk menentukan kualitas dalam menjalani hidup.

Mom as The Guardian of Family
Aku, kamu, bahkan semua orang memiliki keinginan untuk bisa sehat secara fisik dan finansial. Apalagi setelah berkeluarga, ibu memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan rumah tangga, termasuk dalam perencanaan keuangan keluarga untuk menentukan kualitas hidup di masa depan.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, menurut survey Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi keuangan perempuan di Indonesia masih rendah. Meski saat ini sudah banyak ibu bekerja yang memiliki gaji sendiri, namun dalam mengatur keuangan keluarga, masih banyak yang kurang mengerti. Padahal mayoritas perempuan di Indonesia dijadikan sebagai “Menteri Keuangan” yang begitu diandalkan dalam keluarga.
Berangkat dari permasalahan tersebut, Sunlife Indonesia bekerjasama dengan KumparanMom mengadakan acara Moms Mingle bertajuk “Mom as The Guardian of Family”. Acara yang diadakan pada Sabtu 20 Juli 2019 di Cerita Rasa Resto, Jakarta Selatan ini bertujuan untuk mengedukasi para ibu dalam merencanakan keuangan serta mengajak untuk menerapkan gaya hidup sehat. Kegiatan ini sesuai dengan kampanye yang sedang diusung Sun Life Indonesia yaitu “Live Healthier Lives”.
ADVERTISEMENT
Shirley Ge sebagai VP – Head of Marketing Sun Life Indonesia
Hadir Shirley Ge sebagai VP – Head of Marketing Sun Life Indonesia menjelaskan profil perusahaan asuransi asal Kanada yang sudah beroperasi sejak 1865 dan kini sudah 3 tahun mengembangkannya di Indonesia. Shirley Ge sendiri juga merupakan seorang finansial planner, sehingga paham betul kebutuhan yang sesuai dengan konsumennya melalui berbagai produk dan jenis distribusi asuransi Sun life Indonesia, termasuk yang konsen pada asuransi syariah.
Annisa Sagita atau lebih dikenal @nengnisye mejadi pemateri yang begitu dinanti. Neng Nisye menjelaskan bahwa mengatur keuangan itu terbagi menjadi tiga, yaitu untuk memenuhi kebutuhan saat ini, persiapan masa yang akan datang, dan perlindungan dari hal yang tidak terduga. Merangkum dari apa yang disampaikan, berikut 5 kebiasaan yang bisa Moms lakukan untuk menjaga kesehatan finasial keluarga.
ADVERTISEMENT
  1. Kenali Kondisi Keuangan Keluarga
Hal paling dasar yang bisa dilakukan yaitu mengetahui kondisi keuangan dengan cara rajin mencatat cashflow, seperti seberapa besar pendapatan, aset yang dimiliki, dan pengeluaran. Dari situ akan muncul kesimpulan mengenai kondisi keuangan keluarga, apakah jumlah aset dikurangi hutang masih bernilai positif? Dan apakah penghasilan masih besar daripada pengeluaran?, ini akan menentukan langkah yang tepat untuk perencanaan keuangan selanjutnya.
  1. Mengatur Porsi Pengeluaran Dan Gaya Hidup
Mengutip kata pepatah,“Besar Pasak Daripada Tiang”, jangan sampai Moms terjebak pada pengeluaran yang lebih besar dari pendapatan yang semata-mata untuk gaya hidup. Belakangan, banyak orang yang memiliki keinginan tampil di social media. Mereka menghabiskan uang cukup besar untuk makan di restoran mewah atau liburan ke Eropa supaya bisa dipublish di social media. Padahal secara penghasilan masih belum mencukupi, Karenanya mengatur kebutuhan dan gaya hidup harus benar-benar dilakukan.
Annisa Sagita Menjelaskan Cara Mengatur Keuangan Keluarga
Seperti yang sudah disinggung diawal mengenai tiga hal dalam merencanakan keuangan, maka terdapat porsi yang bisa Moms terapkan, yaitu :
ADVERTISEMENT
40% untuk memenuhi biaya hidup, ini mencakup kebutuhan penting seperti belanja bulanan dan harian, membayar tagihan listrik, air, wi fi dan transportasi.
30% untuk cicilan jika ada, jika tidak ada maka bisa dimanfaatkan untuk menabung jangka pendek seperti halnya liburan atau memiliki barang mewah. Sebenarnya terdapat 2 jenis cicilan yaitu produktif dan konsumtif. Hal ini dilihat dari barang atau jasa yang dicicil tetap bisa memberikan nilai tambah atau hanya digunakan saja.
20% untuk tabungan masa depan. Ini berkataian dengan pemenuhan kebutuhan jangka panjang seperti untuk dana pensiun dan Pendidikan kuliah anak. Untuk itu instrument yang dipilih ialah investasi dan asuransi. Bisa juga dengan reksadana dan menabung emas walau yang didapat nantinya tidak terlalu besar namun resikonya lebih kecil.
ADVERTISEMENT
10% untuk dana darurat. Seperti yang diketahui saat ini, sudah banyak yang mengkampanyekan untuk memiliki dana darurat. Porsinya ternyata cukup kecil dibanding dengan yang lain. Hal ini lantaran dana darurat penggunaannya untuk hal yang tidak terduga seperti saudara yang sakit, mendadak harus mudik, rumah bocor dan lainnya, bukan untuk jangka yang terlalu panjang. Kisarannya bisa 3x, 6x atau 12x pengeluaran bulanan. Untuk keluarga dengan anak sebaiknya 12x pengeluaran bulanan.
  1. Mulai Berinvestasi dan Proteksi
Kebiasaan yang perlu Moms mulai lakukan adalah belajar mengenai investasi dan proteksi. Investasi itu berbeda loh dengan menabung, karena perputaran uang untuk investasi itu lebih dinamis, berbeda dengan menabung yang begitu aman namun yang didapat tentu tidak sebanyak jika investasi. Sedang proteksi bisa dilakukan dengan mulai sadar pentingnya asuransi, setidaknya untuk kesehatan seluruh anggota keluarga.
ADVERTISEMENT
Merencanakan Masa Depan Bersama Sun Life Indonesia

Memilih investasi dan asuransi itu bak memiliki skincare loh Moms

Jadi kalau skincare itu harus sesuai dengan jenis dan permasalahan kulit masing-masing orang, maka investasi dan asuransi pun harus disesuikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Kembali pada kebiaasaan pertama yaitu kenali kondisi keuangan dengan financial check dan rajin mencatat cashflow.
  1. Menetapkan Tujuan Finansial Bersama Suami
Sesungguhnya peran Moms saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan finansial keluarga, Dads pun sangat berpengaruh pada kondisi keuangan. Untuk itu, perencanaan keuangan sebaiknya dibicarakan bersama, supaya tujuan yang diinginkan sama dan tercapai. Jangan senang dulu kalau uang dari suami diberikan semuanya, karena sesungguhnya mengatur uang sendiri dengan tujuan yang berbeda itu sulit. Intinya kedua belah pihak harus belajar, diskusi dan terbuka.
ADVERTISEMENT
  1. Menerapkan Pola Hidup Sehat
Last but not least adalah berusaha menerapkan pola hidup sehat. Karena jika secara finansial kita berhasil namun fisik tidak bisa menikmati ya tidak enak. Dan sebaliknya, ketika kita tidak bisa menjaga kesehatan maka dana yang seharusnya bisa dipakai untuk liburan atau investasi malah terpakai untuk biaya opersional ketika dirawat di rumah sakit. Oleh karena itu menjaga kesehatan itu begitu penting ya Moms!
We Love #LiveHealthierLives
Kelly Tandiono menceritakan pengalamannya menjalankan pola hidup sehat yang terinspirasi atau lebih tepatnya berkaca pada kakeknya yang sakit diusia muda. Baginya, menjaga kesehatan fisik menjadi bagian yang sama pentingnya dengan finansial, ya karena gak ada sakit yang enak. Sebagai Brand Ambassador Sunlife Indonesia, Kelly senang mengkampanyekan pola hidup sehat seperti :
ADVERTISEMENT
  • Rajin olah raga, setidaknya 7 menit atau yang dikenal seven minutes workout yang gerakannya bisa ditiru dari youtube. Cara sederhana jika tidak bisa olahraga dengan serius yaitu dengan memperbanyak gerak, misal lebih memilih naik turun tangga daripada lift dan lainnya.
  • Makan makanan bergizi dengan memperbanyak sayur dan buah serta mengurangi asupan rasa asin dan manis yang berlebihan. Ini untuk mencegah kebiasaan makan asal enak dan kenyang namun bisa mengancam kesehatan.
  • Istirahat yang cukup supaya badan tidak kelelahan sehingga gampang sakit, atur segala aktifitas dengan seimbang.
Kekekania Begitu Antusias Sharing Tentang Membangun Chic and Darling
Hadir pula, Lady Boss dari Chic and Darling sekaligus Mom Influencer yaitu Kania Anggiani atau yang biasa dikenal sebagai @kekekania. Dia berbagi pengalaman mengenai bagaimana membangun sebuah bisnis yang awalnya hanya untuk terapi pelampiasan emosi pasca melahirkan hingga saat ini memiliki karyawan yang bekerja secara professional.
ADVERTISEMENT
Bisnis Chic and Darling yang dikelola Kania ternyata sempat mengalami kondisi hampir bangkrut lantaran cashflow yang kurang baik. Oleh karena itu, Kania mengingatkan kalau uang usaha ya untuk perusahaan, bukan untuk keperluan keluarga meski usaha tersebut milik sendiri. Baiknya, sebagai owner mendapat gaji dari hasil laba usaha yang sebelumnya sudah dialokasikan untuk biaya opersional dan modal pengembangan usaha.
Well, tidak ada satupun orang yang ingin terperangkap pada kondisi keuangan yang buruk. Tips dan kebiasaan sederhana yang sudah disampaikan Neng Nisye, Kelly dan Kania bisa ditiru untuk mewujudkan kondisi keluarga yang sehat secara fisik dan finansial. Seperti kata Imesh as a chief of KumparanMom yang mengajak para ibu muda dan milineal untuk terus semangat menjaga kesehatan keuangan kelurga demi menjalankan peran sebagai “Moms as The Guardian of Family”
ADVERTISEMENT
So, yuk Moms mulai terapkan kebiasaan mengelola keuangan dari sekarang !
#LiveHealthierLives #MomsMingle
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·