Balita Jadi Korban Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ambulans tiba di Kompleks perumahan Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (20/7/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ambulans tiba di Kompleks perumahan Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (20/7/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Seorang balita menjadi korban dalam ledakan yang terjadi di Perumahan Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7). Balita yang identitasnya belum diketahui itu saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan terdapat enam orang yang berada di dalam rumah saat ledakan terjadi. Dua orang berhasil dievakuasi, sementara empat lainnya diduga masih terjebak di dalam bangunan.

"Dari enam orang itu, satu bapak yang merupakan orang tua pemilik rumah berhasil kami evakuasi, begitu juga seorang balita. Sampai saat ini balita tersebut masih dirawat di rumah sakit," ujar Calvijn.

Ambulans tiba di Kompleks perumahan Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (20/7/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Ia menjelaskan, tim gabungan dari Polri, TNI, dan Dinas Pemadam Kebakaran masih berupaya mengevakuasi empat penghuni rumah yang diduga masih berada di dalam.

"Masih ada istri pemilik rumah di dalam. Kemudian ada dua atau tiga asisten rumah tangga (ART). Informasi yang kami terima ada tiga ART, tetapi kami masih memastikan apakah ketiganya memang berada di dalam rumah," jelasnya.

Calvijn mengungkapkan, ledakan terjadi di rumah nomor 3B. Kuatnya ledakan juga mengakibatkan sejumlah rumah di sekitarnya mengalami kerusakan. Namun, hingga saat ini seluruh korban yang terdata merupakan penghuni rumah tersebut.

"Sampai saat ini tidak ditemukan korban lain selain penghuni rumah di Grand Polonia Nomor 3B," katanya.

Calvijn juga memohon doa kepada masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh korban yang masih terjebak dapat segera ditemukan.

"Kita doakan bersama mudah-mudahan proses evakuasi dapat berjalan dengan lancar. Mohon waktu, teman-teman, kita bersabar karena evakuasi masih berlangsung," ujarnya.