Bendung Katulampa Mengering, Warga Berharap Hujan dan Bantuan Air Bersih

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi debit air di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi debit air di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Warga di sekitar Bendung Katulampa berharap bantuan air bersih imbas kemarau yang melanda daerah itu sejak sebulan terakhir. Mereka mengaku mengalami sumur kering.

"Mungkin pemerintah bisa memberikan air bersih kepada warga yang terdampak," kata Salah seorang warga Katulampa, Ujang (64), Minggu (19/7).

Selain itu, warga juga berharap turun hujan.

"Ya, mudah-mudahan minggu-minggu ini ada hujan. Itu harapan Bapak. Warga sini mungkin juga begitu. Harapannya minggu-minggu ini ada hujan," ucapnya.

Sebelumnya, Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Katulampa sempat turun hingga menyentuh angka 0 sentimeter pada Sabtu (18/7).

Ujang, warga Katulampa, Bogor, Jawa Barat, saat ditemui di lokasi, Minggu (19/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Penjaga Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, mengatakan debit Sungai Ciliwung mengalami penurunan signifikan akibat musim kemarau. Dalam beberapa hari terakhir, TMA Bendung Katulampa berada di kisaran 0 hingga 10 sentimeter.

"Untuk TMA Bendung Katulampa sekarang sudah mulai surut. TMA Bendung Katulampa 0 sentimeter. Dalam beberapa hari memang pernah 0, cuma ada 1-2 jam, terus 10 lagi, 0 lagi, begitu. Dampaknya memang mulai terasa karena musim kemarau," kata Alwan.