BLDF dan UNJANI Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Lingkungan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di Kegiatan BLDF: Green Campus Sadar Lingkungan Djarum Foundation di Kampus Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) pada Senin (21/9/2026). Foto: Djarum Foundation
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Kegiatan BLDF: Green Campus Sadar Lingkungan Djarum Foundation di Kampus Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) pada Senin (21/9/2026). Foto: Djarum Foundation

Kepedulian generasi muda terhadap persoalan lingkungan terus berkembang. Namun, kepedulian tersebut perlu dibarengi aksi nyata dan konsisten agar dapat menghasilkan dampak berkelanjutan.

Laporan Youth Sustainability Index bersama WWF Indonesia 2025 mencatat kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan semakin meningkat. Meski demikian, masih terdapat sejumlah kendala dalam menerjemahkan kepedulian tersebut menjadi tindakan nyata.

Keterbatasan pengetahuan, ruang untuk berpartisipasi, hingga kesempatan mengimplementasikan solusi menjadi beberapa faktor yang masih dihadapi generasi muda.

Melihat kondisi tersebut, Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) melalui program Green Campus Sadar Lingkungan mendorong mahasiswa meningkatkan kapasitas sekaligus mengubah kepedulian terhadap lingkungan menjadi aksi nyata dan berkelanjutan di lingkungan kampus.

Program tersebut diarahkan untuk melahirkan Environmental Champion, yakni agen perubahan yang memiliki kemampuan merancang, menjalankan, dan mengembangkan berbagai inisiatif lingkungan yang memberikan dampak bagi kampus.

Rangkaian program dilaksanakan secara bertahap. Dimulai dari pengenalan isu lingkungan melalui Green Orientation, pelatihan narasi jurnalistik melalui Green Narrative, penguatan kepemimpinan melalui Green Leader Conference, hingga penerapan gagasan melalui Green Impact Project.

Director Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan beriringan dengan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan tindakan nyata.

“Kami melihat bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan beriringan dengan ruang untuk belajar, berkolaborasi, dan mengambil tindakan nyata. Melalui Green Campus Sadar Lingkungan, BLDF ingin mendorong para mahasiswa UNJANI bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi penggerak yang berani mengidentifikasi persoalan di sekitarnya, mengembangkan gagasan, dan menerjemahkannya menjadi aksi,” ujar Mutiara dalam keterangannya, Senin (21/9).

Suasana di Kegiatan BLDF: Green Campus Sadar Lingkungan Djarum Foundation di Kampus Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) pada Senin (21/9/2026). Foto: Djarum Foundation

Menurut dia, menjadi Environmental Champion tidak selalu harus diawali dengan sesuatu yang besar. Gagasan maupun langkah sederhana yang dilakukan bersama dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih luas.

“Karena menjadi environmental champion tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Satu ide, satu langkah, dan satu aksi nyata yang dilakukan bersama dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar,” katanya.

Kolaborasi UNJANI dan BLDF

Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) menjadi salah satu bagian dari pelaksanaan program Green Campus Sadar Lingkungan tersebut.

Kolaborasi dilakukan melalui rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Dalam rangkaian itu, Green Orientation menjadi tahap awal untuk memperkenalkan konsep sekaligus program Green Campus Sadar Lingkungan kepada mahasiswa baru UNJANI.

Tahun ini, sebanyak 6.120 mahasiswa baru UNJANI mengikuti rangkaian tersebut.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapat kesempatan berdiskusi mengenai berbagai upaya pelestarian lingkungan. Mereka juga dapat mendengar pengalaman dan perspektif dari sejumlah pihak yang terlibat dalam aksi lingkungan.

Program Officer BLDF, Dandy Mahendra, turut terlibat dalam kegiatan tersebut bersama perwakilan Pandawara Group dan Duta Lingkungan Jawa Barat 2026 yang juga merupakan mahasiswa FITKes UNJANI, Fidela Rahma Zerlinda.

Keduanya terlibat dalam diskusi mengenai langkah nyata yang dapat dilakukan mahasiswa untuk turut menjaga lingkungan.

Sejumlah tokoh lainnya yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Rektor UNJANI Prof. Agus Subagyo, Director Communications Djarum Foundation Mutiara Diah Asmara, serta anggota Pandawara Group Muchamad Ikhsan dan Mochamad Agung Permana.

Dorong Aksi Lingkungan dari Kampus

Selain diskusi mengenai persoalan lingkungan, kegiatan tersebut diisi dengan pemutaran sejumlah materi audiovisual, di antaranya video Siap Darling, video mengenai macan tutul Jawa, serta video Green Campus Darling.

Dalam kegiatan tersebut, BLDF juga menyerahkan secara simbolis 30 pasang tempat sampah terpilah kepada UNJANI. Penyerahan dilakukan oleh Director Communications Djarum Foundation Mutiara Diah Asmara bersama Rektor UNJANI Prof. Agus Subagyo.

Agus mengatakan pihak kampus menyambut baik kolaborasi dengan BLDF melalui program Green Campus Sadar Lingkungan.

“Kami menyambut baik kolaborasi bersama Bakti Lingkungan Djarum Foundation melalui Green Campus Sadar Lingkungan sebagai bagian dari upaya UNJANI membangun kesadaran dan karakter mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan,” ujar Agus.

Suasana di Kegiatan BLDF: Green Campus Sadar Lingkungan Djarum Foundation di Kampus Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) pada Senin (21/9/2026). Foto: Djarum Foundation

Menurut Agus, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di dalam kelas. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan untuk melihat persoalan di sekitarnya, mengambil peran, dan menghadirkan solusi.

“Bagi kami, pendidikan tidak hanya berbicara mengenai pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu melihat persoalan di sekitarnya, mengambil peran, dan menghadirkan solusi,” katanya.

Agus berharap program tersebut dapat mendorong mahasiswa UNJANI menjadi generasi yang memiliki kepedulian, kepemimpinan, serta keberanian untuk menginisiasi aksi lingkungan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

“Melalui program ini, kami berharap mahasiswa UNJANI dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian, kepemimpinan, serta keberanian untuk menginisiasi aksi lingkungan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui rangkaian Green Campus Sadar Lingkungan, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami berbagai persoalan lingkungan, tetapi juga memperoleh ruang untuk mengembangkan gagasan dan mengambil peran dalam menghadirkan solusi.

Program tersebut sekaligus diarahkan untuk membangun kapasitas generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan serta mengembangkan berbagai inisiatif lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan kampus.