Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Nagreg, 1 Orang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan rombongan umroh di Nagreg, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Foto: Dok. SAR
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan rombongan umroh di Nagreg, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Foto: Dok. SAR

Bus Putra RB yang membawa rombongan umrah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Nagreg, Kampung Paslon, Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (14/8) dini hari. Satu penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Kanit Gakkum Polresta Bandung Iptu Liliem mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, bus bernomor polisi B 7858 ZAA melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.

“Pada saat di jalan menurun kurang konsentrasi dan waspada dengan situasi yang ada di depannya sehingga kendaraan oleng ke sebelah kanan dan menabrak pagar tembok bangunan rumah,” kata Liliem.

Akibat benturan tersebut, sejumlah penumpang mengalami luka-luka. Salah seorang penumpang bahkan sempat terjepit di dalam bus.

Laporan kecelakaan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung (Basarnas Bandung) pada pukul 01.55 WIB. Tim rescue kemudian diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul 02.05 WIB untuk membantu proses evakuasi.

“Setelah menerima informasi kejadian, tim Rescue Kantor SAR Bandung segera diberangkatkan menuju lokasi untuk mendukung proses evakuasi,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Ade Dian Permana.

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan rombongan umroh di Nagreg, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Foto: Dok. SAR

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan bersama petugas kepolisian, Damkar Kabupaten Bandung, dan tenaga medis langsung melakukan evakuasi terhadap korban yang terjepit.

Sekitar pukul 03.00 WIB, korban bernama Lilis Sugesti (52) berhasil dievakuasi. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah Lilis kemudian dibawa ke RSUD Cikopo Cicalengka untuk penanganan lebih lanjut.

Ade mengatakan, total terdapat 14 orang yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Sebanyak 13 orang selamat, sementara satu orang meninggal dunia.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia,” katanya.

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan dipastikan tidak ada lagi korban yang membutuhkan pertolongan, operasi SAR dinyatakan selesai sekitar pukul 03.30 WIB.

Sementara itu, polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan bus yang membawa rombongan umrah tersebut.