Cerita Anak Sekuriti yang Ditemukan Tewas di Waduk Jatiluhur

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas mengevakuasi jasad seorang petugas keamanan (security) yang ditemukan mengapung di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengevakuasi jasad seorang petugas keamanan (security) yang ditemukan mengapung di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Duka masih menyelimuti keluarga almarhum Sumarna (42), sekuriti yang ditemukan tewas dalam kondisi terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Di balik kepergiannya, tersimpan banyak kenangan yang tak akan terlupakan bagi putra sulungnya, Gerald Surya Pratama (17).

Gerald mengatakan, sang ayah bukan sekadar tulang punggung keluarga, tetapi juga sosok yang selalu hadir dan meluangkan waktu untuk anak-anaknya. Meski disibukkan dengan pekerjaan, Sumarna tetap menyempatkan diri bercengkerama bersama keluarga.

"Setiap hari suka ngajak ngobrol, suka nonton bola bareng juga," ujar Gerald saat ditemui di rumahnya, Rabu (29/7).

Kebersamaan sederhana itulah yang paling membekas di ingatan Gerald. Ia kerap ngobrol dengan ayahnya layaknya dengan sahabat sendiri.

Gerald mengaku juga kerap diajak nonton bola oleh ayahnya. Ia juga mengenang Sumarna sebagai sosok yang kerap mengajak anak-anaknya berjalan-jalan atau menghadiri acara keluarga. Salah satu momen yang paling diingatnya adalah saat mereka berlibur bersama ke Bandung.

"Kalau dulu pernah ke Bandung. Ya jalan-jalan saja sama keluarga," katanya.

Perhatian Sumarna juga tercermin dalam rutinitas sehari-hari. Meski Gerald sudah beranjak dewasa dan duduk di bangku SMK, sang ayah tetap rutin mengantarkannya ke sekolah.

"Masih sering diantar ke sekolah," ucap Gerald.

Bagi Gerald, kehadiran sang ayah dalam setiap fase kehidupannya merupakan wujud kasih sayang yang tak tergantikan.

Kepergian Sumarna meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga adiknya, Syakila Ratu Calista (9).

Di tengah rasa kehilangan, Gerald hanya bisa memanjatkan doa untuk sang ayah.

"Semoga Bapak tenang di sana, semoga jadi ahli surga," tuturnya.