Gadis Remaja di Jayapura Tewas Dibakar Hidup-hidup oleh Ibu Angkatnya

Seorang gadis remaja berinisial DEP (15) diduga dibakar hidup-hidup oleh ibu angkatnya berinisial DY (67) di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.
Korban sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit dalam kondisi kritis. Namun, setelah menjalani perawatan selama 12 hari, ia meninggal dunia pada Kamis (18/6).
"Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas di lapangan, korban diduga mengalami luka bakar akibat tindakan yang dilakukan oleh orang tua angkatnya, DY (67)," kata Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, Jumat (19/6).
Axel menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, peristiwa tersebut diduga bermula dari pertengkaran antara korban dan terduga pelaku. Dalam kondisi emosi, terduga pelaku diduga menyiramkan bahan bakar ke tubuh korban, lalu menyalakan api hingga menyebabkan korban terbakar.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari meminta pertolongan warga. Ia kemudian menceburkan diri ke dalam bak penampungan air milik warga untuk memadamkan api yang membakar tubuhnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengamankan terduga pelaku hingga aparat kepolisian tiba di lokasi.
Setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dian Harapan selama 12 hari, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar yang dideritanya.
Polres Jayapura memastikan proses penegakan hukum dalam kasus tersebut tetap berjalan.
"Kasus ini menjadi perhatian serius kami karena menyangkut keselamatan dan perlindungan anak. Kami memastikan setiap tahapan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujarnya.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dan belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
