Kantor ATR/BPN Karawang Terbakar: Semua Sertifikat SHM Habis

Gedung Kantor ATR/BPN Karawang, Jawa Barat, terbakar pada Rabu (14/10) malam. Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
Pantauan di lokasi pada Kamis (15/10) pagi, api telah berhasil dipadamkan. Namun, bagian dalam gedung dua lantai tersebut tampak hangus terbakar.
Sejumlah ruangan dipenuhi puing-puing sisa kebakaran. Lantai gedung juga terlihat basah dan berlumpur akibat proses pemadaman. Sebagian besar plafon mengalami kerusakan berat, bahkan runtuh.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Di bagian belakang gedung, sejumlah pegawai bersama aparat terkait terlihat bergotong royong menyelamatkan arsip dan dokumen yang masih tersisa dari sejumlah ruangan.
"Kita nyelametin yang tersisa aja. Sertifikat (SHM) semua abis. Yang sisa warkah aja," kata Silvy, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang (ATR/BPN Karawang), Kamis (15/10).
Warkah merupakan kumpulan dokumen fisik atau arsip resmi yang menjadi dasar hukum dan memuat riwayat penerbitan sertifikat hak atas tanah.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, kebakaran bermula dari lantai dua gedung. Di lantai tersebut terdapat sejumlah ruangan penting, di antaranya Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan (P2), Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa, serta ruang server.
"Saya baru tau tadi subuh. Informasinya dari lantai 2, kita nggak tau dari mana, yang jelas dari tengah katanya," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, telah meninjau lokasi kebakaran pada Kamis dini hari.
"Penanganan fokus pada pemulihan data dan keberlanjutan operasional. Berbekal basis data digital dan dukungan Pemda, kami berkomitmen agar hak pertanahan masyarakat tetap terlindungi. Mohon kesabaran dan kearifan publik selama masa transisi pelayanan ini," kata Ossy dalam pernyataan di akun Kementerian ATR/BPN.
