Kepsek SDN 01 Kebondalem Pemalang Dicopot Imbas Siswa Di-bully hingga Meninggal

Kepala SDN 01 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, Erning Rustini, dicopot dari jabatannya buntut kasus meninggalnya Muhammad Hasbi Al Aqib (7), siswa kelas 2 yang diduga menjadi korban perundungan oleh kakak kelasnya.
"Iya betul (sudah dicopot)," ujar Bupati Pemalang, Nurkholes, melalui pesan singkat kepada kumparan, Rabu (7/10).
Nurkholes mengatakan Erning dicopot sebagai bentuk pertanggungjawaban karena dinilai membiarkan adanya perundungan di lingkungan sekolah.
"Indisipliner terkait kasus bullying," kata Nurkholes.
Sementara itu, Polres Pemalang menyebut adanya dugaan keterlibatan tiga kakak kelas dalam kasus kematian korban. Ketiganya merupakan siswa kelas 5 dan kelas 6 di sekolah yang sama.
Dugaan keterlibatan dua siswa kelas 5 diperkuat oleh keterangan sejumlah anak yang menjadi saksi dan mengaku melihat kejadian dugaan perundungan di lingkungan sekolah.
Selain itu, korban juga sempat menunjuk foto dua siswa tersebut sebagai pelaku yang diduga merundungnya di sekolah.
"Kedua anak yang ditunjuk anak korban tersebut berasal dari kelas 5," ujar Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar.
Korban juga sempat menunjuk salah satu siswa kelas 6. Namun, foto siswa tersebut terlihat kurang jelas. Ketika ditunjukkan foto yang lebih jelas, korban justru mengaku tidak mengenali siswa tersebut.
"Kemudian setelah saksi memberikan foto anak yang sama dengan kualitas foto lebih jelas, anak korban mengatakan bahwa ia tidak mengenali anak tersebut," ungkap Wildan.
Sebelumnya, korban sempat mengeluh sakit saat berada di sekolah pada 16 September 2026. Ia kemudian meminta pulang dan dijemput orang tuanya.
Korban sempat mendapat perawatan di klinik. Selanjutnya, ia dirawat di rumah sakit sejak 17 September 2026 hingga 24 September 2026.
Kemudian, pada 30 September 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, korban tidak sadarkan diri di rumah. Orang tuanya kemudian membawa korban ke rumah sakit.
Namun, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB.
Polres Pemalang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan perundungan serta keterkaitannya dengan kondisi hingga meninggalnya korban.
