Keracunan Gas AC Mobil saat Terjebak Banjir di Riau: Ayah Pingsan, Anak Tewas

Kasus keracunan gas AC mobil terjadi di Jalan Raya Simpang Kumu–Duri KM 261–262 Betung, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Kamis (30/7). Korbannya seorang pria berinisial I dan anaknya berinisial N berusia 9 tahun.
"Betul, korban meninggal dunia. Setelah mendapat perawatan di Puskesmas Bonai Darussalam, korban dirujuk ke RSUD Kabupaten Rokan Hulu. Namun, dalam perjalanan ke rumah sakit korban meninggal dunia," kata Kapolsek Bonai Darussalam, IPTU Abdau Wardiyoso, Jumat (31/7).
Peristiwa bermula saat mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 2051 BRA yang dikemudikan I melaju dari Muara Rumbai, Kecamatan Rambah Hilir, menuju Kabupaten Bengkalis.
"Saat melintasi titik banjir kedua dari tiga lokasi genangan, kendaraan mengambang, kehilangan tenaga, dan tidak dapat bergerak," ujar Abdau.
Melihat kondisi tersebut, polisi bersama warga bergotong royong mengevakuasi kendaraan beserta seluruh penumpangnya.
"Setelah berhasil dikeluarkan dari genangan, mesin mobil tiba-tiba mengalami putaran gas sangat tinggi. Seorang pengguna jalan bernama Joni Muliadi kemudian segera mematikan mesin kendaraan," ungkapnya.
Saat diperiksa, I dan N ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Keduanya langsung dievakuasi ke Puskesmas Bonai Darussalam untuk mendapatkan penanganan medis.
"I berangsur pulih setelah menjalani perawatan. Sementara Nopal yang kondisinya tidak kunjung sadar dirujuk ke RSUD Kabupaten Rokan Hulu, namun meninggal dunia dalam perjalanan," jelas Abdau.
Polisi menduga korban mengalami keracunan akibat menghirup gas di dalam mobil yang terendam banjir.
"Sementara dugaan awal karena keracunan. Namun, untuk memastikan penyebab kematian harus menunggu hasil autopsi dan keterangan dari dokter forensik," pungkasnya.
