Khawatir Tsunami, Warga di Nagekeo NTT Berlarian ke Bukit

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga mengungsi ke bukit. dok istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Warga mengungsi ke bukit. dok istimewa

Warga di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhamburan menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi usai adanya peringatan tsunami menyusul gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu (15/8) pagi.

Selain itu, warga di Pulau Bonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, juga dilaporkan panik dan berusaha mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di wilayah Nagekeo, NTT, sangat terasa di sejumlah pulau di Kepulauan Selayar.

“Guncangannya dirasakan cukup kuat di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar,” kata Didid.

Ia mengatakan telah memerintahkan jajaran, khususnya personel yang berada di wilayah kepulauan, untuk melakukan pemantauan terhadap warga.

instagram embed

Berdasarkan laporan sementara dari lapangan, warga di sejumlah wilayah kepulauan, seperti Desa Lembang dan Desa Kalaotoa, memilih menuju wilayah yang lebih tinggi untuk mencari tempat yang dianggap aman sebagai langkah antisipasi.

“Banyak warga sudah pergi ke tempat yang tinggi,” ujarnya.

Kapolres meminta personel yang berada di lapangan untuk terus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak panik, tetap waspada, serta mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi serta arahan petugas di lapangan. Jangan panik, dan mari kita bersama-sama berdoa agar kita semua senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari segala hal yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.