Melihat Lokasi Penemuan Mayat Tanpa Kaki dalam Karung di Pancoran Mas, Depok

Warga dihebohkan dengan penemuan mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi tanpa kedua kaki di dalam sebuah karung di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (4/8) sore.
Berdasarkan pantauan di lokasi, jasad tersebut ditemukan di kawasan Lapangan Tanah Depkes, Jalan Kavling, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Lokasi penemuan berada sekitar 400 meter dari Jalan Raya Pancoran Mas, yang merupakan akses utama warga. Untuk mencapai titik tersebut, pengunjung harus melewati gang dengan lebar sekitar dua mobil sebelum tiba di area lapangan.
Kondisi di sekitar lokasi relatif sepi dan jauh dari permukiman padat. Hanya terdapat dua hingga tiga rumah warga di sisi utara lapangan dengan jarak sekitar 400 meter dari lokasi penemuan. Sebagian besar kawasan di sekelilingnya masih berupa lahan kosong yang ditumbuhi rumput.
Di dalam area lapangan juga terdapat sebuah rumah sederhana dengan halaman yang cukup luas. Karena letaknya berada cukup jauh dari jalan utama, aktivitas di kawasan tersebut umumnya hanya ramai pada sore hari atau saat akhir pekan. Pada hari biasa, lokasi cenderung sepi.
Polisi Lakukan Olah TKP
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel Polsek Pancoran Mas bersama Tim Inafis Polres Metro Depok telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga.
"Personel Polsek Pancoran Mas bersama Tim Inafis Polres Metro Depok melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan sesosok jenazah di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Jalan Kapling Depkes RT 03 RW 17, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok," kata Budi, Selasa (4/8).
Budi menjelaskan, penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi juga telah melakukan identifikasi awal terhadap korban dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan forensik.
Awal Penemuan
Menurut keterangan warga, karung mencurigakan tersebut sudah berada di lokasi sejak 24 Juli 2026. Namun, tidak ada yang menaruh curiga karena mengira karung itu hanya berisi sampah.
Pada Selasa (4/8) sekitar pukul 16.00 WIB, anak dari seorang warga bernama Pak Tutu membakar karung tersebut. Membakar sampah di area lapangan merupakan aktivitas yang kerap dilakukan warga setempat.
Saat karung mulai terbakar dan meleleh, warga dikejutkan dengan isi karung yang ternyata merupakan potongan tubuh manusia. Berdasarkan temuan awal, tubuh korban ditemukan tanpa kedua kaki. Kedua tangan korban dalam kondisi terikat tali, sedangkan bagian kepala tertutup karung.
Temuan itu sontak mengundang perhatian warga yang berdatangan ke lokasi. Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana.
Saat penemuan berlangsung, lapangan sedang cukup ramai karena sejumlah warga tengah beraktivitas dan menghabiskan waktu sore di lokasi. Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas korban, penyebab kematian, serta pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
